29 Kasus Baru Positif Covid-19 di Kalbar, Total Terkonfirmasi Capai 500 Orang
![]() |
| Kadinkes Kalbar, Harisson |
Pontianak (Suara Kalbar) – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat kembali mengumumkan tambahan kasus konfirmasi baru Covid-19 di wilayah Kalimantan Barat .
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menjelaskan ada tambahan 15 kasus konfirmasi Covid-19 di dua daerah yang ada di Kalbar.
“Dari hasil pemeriksaan laboratorium Untan tanggal 20 Agustus tahun 2020 terdapat 29 orang tambahan kasus konfirmasi baru di wilayah Kalimantan Barat. Ini tambahan yang cukup banyak untuk kasus Covid-19,” ujar Harisson kepada wartawan, Jum’at (21/8/2020).
Dia membeberkan, ke 29 pasien kasus positif Covid-19 yang baru ini berasal dari daerah Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, dan luar Wilayah.
“Kubu Raya 10 orang, Kota Pontianak 7 orang, Sambas 6 orang dan juga KTP-nya diluar wilayah Kalimantan Barat 6 orang,” ungkapnya.
Berdasarkan data sampai saat ini, Harisson menyampaikan terdapat 500 kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar, dimana 424 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia. Masih ada 72 orang kasus konfirmasi Covid-19 yang masih melakukan isolasi.
“Ada 72 orang yang masih isolasi. 21 orang Kubu Raya, Pontianak 12 orang, 10 Mempawah, 9 orang di Melawi, 6 Sambas, 4 orang di Kapuas Hulu, 1 orang di Ketapang, 1 orang Landak dan 8 orang luar wilayah,” bebernya.
Selanjutnya ia juga mengungkapkan bahwa melonjaknya kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 29 orang ini membuat tingkat kesembuhan menurun menjadi 84%.
“Terkait ditemukannya 29 kasus konfirmasi pada hari ini, tingkat kesembuhan kita turun menjadi 84%,” katanya.
Kadinkes Kalbar ini berpesan kepada masyarakat untuk tetap selalu berhati-hati dan tetap disiplin terhadap pelaksanaan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.
“Kita terus waspada terhadap penularan virus Covid-19,untuk itu diharapkan pemerintah Kabupaten Kota satgas terus menerus melakukan raziarazia mengingatkan kepada masyarakat termasuk mensosialisasikan bagaimana menjalankan protokol kesehatan,” sambungnya.
Dia juga berpesan kepada Kabupaten Kubu Raya agar lebih waspada dalam mentaati peningkatan jumlah Covid-19 di wilayahnya. Dan pejabat pemda setempat agar bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakatnya dalam disiplin pelaksanaan penegakan protokol kesehatan.
“Saya kira Kubu Raya sudah mulai cepat dalam melakukan testing dan tracing , Kabupaten Kubu Raya memang kasusnya paling banyak diharapkan benar benar waspada terus mengingatkan masyarakat dalam disiplin protokol kesehatan. Terutama dari pejabat-pejabat dalam melakukan aktivitas sehari-hari dalam melaksanakan protokol kesehatan. Benar-benar memakai masker dan jaga jarak termasuk dalam berfoto harus menggunakan masker dan menjaga jarak,” paparnya.
Penulis : Yapi Ramadhan






