SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Sempat Tak Percaya Lolos Paskibra, Siswi SMAN 1 Sungai Pinyuh Ini malah Jadi Pembawa Baki Sang Merah Putih

Sempat Tak Percaya Lolos Paskibra, Siswi SMAN 1 Sungai Pinyuh Ini malah Jadi Pembawa Baki Sang Merah Putih

Ocak Devi Wulandhari, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Pinyuh, saat diamanahkan jadi pembawa baki sang merah putih pada Upacara Peringatan HUT ke-78 RI di halaman Kantor Bupati Mempawah, Kamis (17/8/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Ist

Mempawah (Suara Kalbar) – Menjadi seorang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi impian banyak generasi muda, khususnya para pelajar.

Tak terkecuali Ocak Devi Wulandhari, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang sejak duduk di sekolah dasar sudah bercita-cita menjadi anggota Paskibra.

Bak gayung bersambut, dara kelahiran 2006 putri dari pasangan Muhammad Shalihin dan Sri Hastuti ini terpilih menjadi anggota Paskibra tahun 2023, usai lolos seleksi ketat yang dilakukan Pemkab Mempawah.

Kebahagiaan Ocak Devi Wulandhari bertambah, ia juga terpilih sebagai sosok yang bertugas membawa baki pada upacara HUT ke-78 RI di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Kamis (17/8/2023).

Saat dihubungi, pelajar yang akrab disapa Ocha ini mengaku sempat terkejut dan tak percaya saat mengetahui namanya diumumkan sebagai anggota Paskibra Kabupaten Mempawah tahun 2023.

“Namun rasa terkejut itu seketika berubah menjadi rasa syukur dan bahagia. Ini adalah buah perjuangan dan kerja keras, serta dukungan dan doa dari orang tua dan sekolah,” ujarnya, Sabtu (19/8/2023).

Ocha lantas menceritakan pengalamannya sebelum bisa lolos menjadi Paskibra Mempawah, yang ternyata sudah pernah menjadi Paskibra di tingkat Kecamatan Sungai Pinyuh pada Upacara HUT ke-77 RI tahun 2022 lalu.

Sebagai sosok yang punya motivasi tinggi, Ocha tak mau berpuas diri, ia kemudian mencoba mewujudkan impiannya yang lain, yakni menjadi anggota Paskibra di tingkat kabupaten.

Agar bisa terpilih, Ocha langsung mempersiapkan diri dengan berlatih secara terus menerus, baik secara akademik, fisik, maupun psikologis.

“Karena saya tahu menjadi Paskibra tingkat kabupaten tidaklah mudah, seleksinya ketat dan pesaingnya banyak,” ujar dia.

Ocha pun kemudian rutin  melakukan aktivitas fisik dalam bentuk push up, sit up dan lari-lari jarak pendek.

Seakan sudah menjadi kebiasaan, setiap hari ia bahkan menyempatkan diri melakukan olahraga lari selama 12 menit, dan melakukan sit up dan push up satu menit menjelang tidur.

Tak hanya itu, putri ke tiga dari Muhammad Shalihin dan Sri Hastuti ini juga selalu menjaga pola makan, dan makan tepat waktu, seperti sarapan sebelum pukul 7.00 WIB dan makan siangnya tidak lebih dari pukul 12.00 WIB.

Ocha juga menjaga kesehatannya dengan tidak minum es agar fisiknya tidak drop dan sakit, apalagi saat menjelang kegiatan Paskibra.

Persiapan lain yang dilakukan Ocha adalah meningkatkan kemampuannya secara akademik seperti mempelajari tentang ideologi Pancasila, pengetahuan umum, Bahasa Inggris, termasuk akhlak dan budi pekerti.

Kemudian, Ocha juga sering berlatih dalam persiapan Paskibra 2023 dengan berbicara sendiri untuk membangkitkan kemauan diri agar memiliki mental yang kuat.

Nah, bila melihat perjuangan yang Ocha lakukan, wajar akhirnya ia terpilih menjadi anggota Paskibra Kabupaten Mempawah dan terpilih sebagai pembawa baki. Selamat Ocha!.

Berikut ini biodata Ocak Devi Wulandhari yang berhasil dihimpun SUARAKALBAR.CO.ID dari berbagai sumber.

Nama lengkap: Ocak Devi Wulandhari

Kelahiran: 2006

Umur: 17 tahun

Nama ayah: Muhammad Shalihin

Nama ibu: Sri Hastuti

Hobi: Olahraga

Itulah profil dan biodata dari Ocak Devi Wulandhari lengkap dengan umur, asal daerah, orang tua, hingga prestasinya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan