SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Lima Atlet dan Dua Pelatih KONI Kalbar Positif Covid-19, GOR Tutup Sementara

Lima Atlet dan Dua Pelatih KONI Kalbar Positif Covid-19, GOR Tutup Sementara

Dinkes, Disporapar, KONI dan pihak terkait melakukan rapat terkait penutupan kawasan GOR Pontianak. SUARA KALBAR.CO.ID/Dinkes Kalbar


Pontianak
(Suara Kalbar) – Usai melakukan razia pada 9 Desember 2020, Dinas Kesehatan Kalimantan Barat menemukan 9 orang pengujung yang melakukan kegiatan di Gedung Olah Raga (GOR) Pangsuma dan sekitar kawasan Stadion Sutan Syarir Abdurrahman (SSA),Pontianak dan pada 1 Desember 2020 melakukan SWAB kepada 7 atlet dinyatakan reaktif.

Dari hasil reaktif dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson pihaknya langsung melakukan SWAB ke seluruh pengunjung dan atlet dan dinyatakan positif Covid-19.

“Para atlet dan pengunjung yang melakukan kegiatan di GOR tersebut dinyatakan positif Covid-19 sehingga kami memutuskan menutup GOR sementara selama satu minggu,” ungkapnya kepada wartawan usai melakukan pertemuan di Gedung KONI Pontianak, Selasa (15/12/2020).

Dijelaskan Harisson jika pemerintah Provinsi Kalbar menutup GOR Pangsuma sesuai observasi yang dilakukan dengan hasil kegiatan dikawasan tersebut tidak taat akan protokol kesehatan.

“Dinyatakan tidak patuh pada prokes karena pada mengunjungi GOR mencuci tangan menggunakan masker dan tidak berkerumun hanya dilakukan ketika saat ada razia saja,” sesalnya.

Ketua KONI Kalbar Fachruddin menjelaskan jika dari tujuh atlet yang positif Covid-19, lima orang merupakan atlet yang disiapkan untuk PON Papua 2021 mendatang dan duanya adalah pelatih.

“Dari tujuh orang lima atlet dan duanya pelatih,” ujarnya.

Dijelaskan Fachruddin jika KONI Kalbar selalu melalukan tes rapid setiap bulannya demi menjaga kondisi para atlet termasuk para pelatih.

“Sebulan sekali kami rutin lakukan rapid tes,” terangnya.

Kadisporapar Kalbar Windy Prihastary mengatakan usai mendapatkan hasil dari para atlet termasuk pelatih dan pengunjung di GOR Pangsuma pihaknya memutuskan menutup sementara kawasan olahraga yang berada di Jalan Ahmad Yani tersebut.

“Ditutup sementara dan untuk para atlet kami sudah koordinasi dengan Dinkes juga KONI sehingga mereka langsung dilakukan isolasi dan tetap terus kami pantau,” tuturnya.

Ditambahkan Windy meski penutupan sementara dilakukan ia berharap seluruh masyarakat termasuk para atlet tetap disiplin pada prokes sehingga meski melakukan olahraga, seluruh pihak tetap menjalankan 3M setiap saat.

Penulis: Pri

Komentar
Bagikan:

Iklan