Bus Sekolah di Landak Berhenti Operasi, Dishub Hibahkan kepada Koperasi Pegawai Pemda
Landak (Suara Kalbar) – Kasus kecelakaan maut yang menelan korban jiwa dan luka-luka pelajar SMP di Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak menjadi sorotan publik. Salah satunya terkait bus sekolah yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Landak Gusti Agus Kurniawan, mengaku pada tahun 2008 Dinas Perhubungan Landak mendapat hibah dari Kementerian Perhubungan bus sekolah sebanyak 2 unit. Hanya mampu dikelola selama dua tahun.
“Dinas Perhubungan di tahun 2008 pernah mendapat hibah dari Kementerian Perhubungan bus sekolah sebanyak 2 unit dan itu hanya mampu dikelola Dinas Perhubungan selama satu tahun. Setelah 2009, bus sekolah berhenti beroperasi. Setelah itu bus sekolah kita hibahkan ke Koperasi Pegawai Negeri di tahun 2012,”ungkapnya saat rapat dengar perdapat dengan Komisi C DPRD Landak, Senin (29/8/2022).
Agus mengatakan kendaraan yang sudah dihibahkan memang tidak beroperasi lagi.
“Namun, dalam hal ini memang kendaraan yang sudah kita hibahkan itu memang tidak beroperasi lagi mungkin banyak faktor yang saya dapat informasi juga faktor sosial terkait dengan angkutan-angkutan umum yang mengangkut anak-anak sekolah juga protes. Ini salah satu menjadi faktor kenapa itu berhenti dan juga mungkin terbentur biaya operasional juga,”ujar Agus.
Dari Dinas Perhubungan setiap tahun ada kegiatan uji petik kendaraan apakah kendaraan tersebut layak digunakan atau tidak.
“Selain itu, Dinas Perhubungan juga akan melakukan sosialisasi dan mengaktifkan kembali edukasi keselamatan lalu lintas yang selama 2 tahun ini berhenti karena pandemi Covid-19,” ungkapnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






