SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Kedua Korban Telah Dimakamkan, Ini Kata Pihak Keluarga untuk Sriwijaya Air

Kedua Korban Telah Dimakamkan, Ini Kata Pihak Keluarga untuk Sriwijaya Air

Proses pemakaman Muhammad Nur Kholifatul Amin yang berdampingan dengan makam sang istri, Agus Minarni, di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (24/1/2021). Keduanya menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Mempawah (Suara Kalbar) – Perwakilan pihak keluarga Muhammad
Nur Kholifatul Amin dan Agus Minarni, pasangan suami istri yang menjadi korban
jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, mengaku lega usai prosesi pemakaman.

Kepada awak media di Mempawah, Minggu (24/1/2021), dua perwakilan
pihak keluarga, yakni Tusirana Rasyid dan Yusdiansyah, mengucapkan terima kasih
kepada pemerintah, Basarnas, Polri, TNI AL, Potensi SAR dan semua pihak yang
telah berupaya keras melakukan pencarian korban Sriwijaya Air SJ-182.

Tusirana Rasyid adalah Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam,
Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, yang selama ini menjadi tempat
bernaung almarhum Muhammad Nur Kholifatul Amin. Sedangkan Yusdiansyah merupakan
abang kandung Agus Minarni.

Sebelum insiden itu, Muhammad Nur Kholifatul Amin tercatat
sebagai ASN Disdikporapar Kabupaten Mempawah, sementara Agus Minarni adalah Guru
Pendidikan Agama Islam SMAN 1 Mempawah Hilir.

“Meski kedua keluarga kami telah berpulang, ini sudah menjadi
ketentuan Allah SWT. Kami tetap bertawakal. Setidaknya, kami tidak lagi
terbebani, sebab adik saya Agus Minarni dan suaminya Muhammad Nur Kholifatul
Amin telah terindentifikasi dan dimakamkan,” kata Yusdiansyah.

Kepada pihak Maskapai Sriwijaya Air, Yusdiansyah juga
menyampaikan terima kasih karena telah menunjukkan rasa tanggung jawab, perhatian
dan kepedulian terhadap para penumpangnya yang menjadi korban.

Manajemen Sriwijaya dinilainya sangat kooperatif terhadap
upaya pencarian para penumpang yang menjadi korban, hingga proses pemulangan jenazah
ke rumah duka masing-masing.

“Kami tahu Maskapai Sriwijaya Air telah bekerja keras untuk
memberikan penanganan terbaik terhadap para korban. Kami juga menyadari, tak
seorang pun menginginkan musibah ini terjadi, termasuk pihak Sriwijaya Air yang
turut kehilangan pilot, kopilot dan awak kabin terbaik mereka,” ujar Yusdiansyah.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur
Kalimantan Barat, Sutarmidji, Bupati Mempawah, Erlina, Wakil Bupati Muhammad
Pagi, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, Kodim 1201/Mph, serta semua
pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah.

Sementara itu, Tusirana Rasyid, mengatakan, pihaknya
menerima dengan tawakal atas musibah yang menimpa Muhammad Nur Kholifatul Amin
dan Agus Minarni.

“Insya Allah, saya dan kami semua menyaksikan bahwa keduanya
berpulang dalam keadaan syahid,” ujar Tusirana sebanyak tiga kali yang langsung
diaminkan pihak keluarga, handai taulan dan para pelayat yang hadir.

Tusirana lantas mengajak semua pihak untuk mengikhlaskan
kejadian ini, sebab takdir adalah ketentuan Allah SWT.

 

Penulis : Distra

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play