SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Singkawang Sinergi Kejari, Disdukcapil, dan Disdikbud Singkawang Salurkan Kartu Identitas Anak

Sinergi Kejari, Disdukcapil, dan Disdikbud Singkawang Salurkan Kartu Identitas Anak

Senin (12/10/2026).

Singkawang (Suara Kalbar) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Singkawang bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang mendistribusikan 90 Kartu Identitas Anak (KIA). Penyerahan kartu identitas ini menyasar para siswa di SD Negeri 83, SD Negeri 84, SD Negeri 93, dan SD Negeri 94 Singkawang pada Senin (12/10/2026).

Penyaluran KIA tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kejari Singkawang Job Imang Marsudi, Kepala Disdukcapil Kota Singkawang Darnila, dan Kepala Disdikbud Kota Singkawang Asmadi, serta disaksikan oleh para guru dan orang tua siswa.

Kepala Kejari Singkawang, Job Imang Marsudi menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi, termasuk dukungan dari jajaran Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari serta pihak sekolah. Saat ini, capaian kepemilikan KIA di Kota Singkawang telah melampaui batas minimal nasional.

“Capaian kita sudah di atas 62 persen. Namun, kami masih mengejar target setidaknya 80 persen, dan diupayakan bisa menyentuh 100 persen pada akhir tahun agar seluruh anak di Singkawang memiliki KIA,” ujar Job Imang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Disdukcapil Kota Singkawang, Darnila, menjelaskan pentingnya kepemilikan KIA bagi pemenuhan hak anak. Menurutnya, dokumen ini memastikan anak-anak terintegrasi secara resmi ke dalam database kependudukan nasional.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Singkawang, Asmadi, menambahkan bahwa KIA merupakan fondasi dasar dalam pemetaan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini juga sejalan dengan visi jangka panjang pemerintah untuk mencanangkan rata-rata pendidikan minimal 13 tahun menuju Indonesia Emas.

“Untuk menyukseskan program ini, kami terus memperkuat kolaborasi bersama Disdukcapil, Kejari, hingga aparatur kewilayahan seperti para camat dan lurah,” pungkas Asmadi.

Penulis : Hendra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play