SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Sambora Skyland Dibidik Jadi Arena Paralayang Porprov XIV Kalbar, Mempawah Siap Unjuk Potensi

Sambora Skyland Dibidik Jadi Arena Paralayang Porprov XIV Kalbar, Mempawah Siap Unjuk Potensi

Bupati Mempawah, Erlina, saat menerima audiensi Ketua Pengprov Paralayang Kalimantan Barat, Harry Furqan, di ruang kerja bupati, Selasa (13/10/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Diskominfo Mpw]

Mempawah (Suara Kalbar) – Kabupaten Mempawah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah cabang olahraga (cabor) paralayang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026, November mendatang.

Kawasan Bukit Sambora di Desa Sambora, Kecamatan Toho, menjadi andalan untuk mewujudkan rencana tersebut.

Dikenal dengan nama Sambora Skyland, kawasan perbukitan ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai arena olahraga dirgantara sekaligus destinasi wisata olahraga atau sport tourism di Kalimantan Barat.

Dukungan terhadap rencana itu disampaikan Bupati Mempawah, Erlina, saat menerima audiensi Ketua Pengprov Paralayang Kalimantan Barat, Harry Furqan, di ruang kerja bupati, Selasa (13/10/2026).

Pertemuan turut dihadiri Sekda Mempawah Abdul Malik, Plt Kadisdikporapar Reno Prawira dan Ketua Pengkab Paralayang Mempawah, Rully Kurniadi.

Erlina mengungkapkan, Mempawah memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan untuk mendukung penyelenggaraan olahraga paralayang.

“Keindahan panorama, hamparan perbukitan, serta karakteristik geografis Bukit Sambora menjadi modal untuk mendorong kawasan tersebut sebagai lokasi kompetisi tingkat provinsi,” ujarnya.

Menurut Erlina, peluang menjadi tuan rumah Porprov tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga membuka kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat diharapkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Dampak tersebut tentunya diharapkan dapat dirasakan pelaku UMKM, usaha kuliner, transportasi, serta sektor pariwisata lokal,” imbuhnya.

Ketua Pengprov Paralayang Kalimantan Barat, Harry Furqan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Mempawah terhadap rencana penyelenggaraan cabor paralayang Porprov XIV Kalbar 2026.

Ia menilai Sambora Skyland di Kecamatan Toho memiliki karakteristik yang sesuai untuk pelaksanaan olahraga paralayang.

Meski demikian, penguatan fasilitas pendukung tetap diperlukan agar pertandingan dapat berlangsung secara optimal dan aman.

“Secara teknis, lokasi ini ideal. Tinggal penguatan fasilitas penunjang agar pertandingan berjalan optimal dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab Paralayang Mempawah, Rully Kurniadi, mengatakan pengembangan Bukit Sambora sebagai kawasan olahraga paralayang merupakan bagian dari upaya membangun potensi daerah melalui kolaborasi olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.

Mengusung semangat “Dari Langit Sambora, Terbang Tinggi Mengukir Prestasi”, pihaknya ingin mendorong Mempawah menjadi bagian dari perkembangan olahraga paralayang, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Menurut Rully, penyelenggaraan Porprov juga dapat menjadi momentum pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan eksistensi olahraga paralayang di Kabupaten Mempawah.

Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah dan KONI Mempawah atas dukungan terhadap persiapan Mempawah sebagai calon tuan rumah cabor paralayang.

Apresiasi turut disampaikan kepada Kepala Desa Sambora dan Panglima Jilah yang telah memberikan dukungan terhadap pengembangan Bukit Sambora menjadi Sambora Skyland.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, kesiapan berbagai aspek perlu menjadi perhatian, mulai dari sarana dan prasarana, kelayakan lokasi pertandingan, standar keselamatan penerbangan, hingga dukungan teknis penyelenggaraan.

Sinergi pemerintah daerah, KONI, organisasi olahraga paralayang, komunitas olahraga dirgantara, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung persiapan tersebut.

Jika dipercaya menjadi tuan rumah, Mempawah diharapkan tidak hanya mampu menghadirkan kompetisi olahraga yang berkualitas, tetapi juga memperkenalkan Sambora Skyland sebagai salah satu potensi destinasi wisata olahraga di Kalimantan Barat.

“Dari Bukit Sambora, Mempawah ingin mengangkat prestasi sekaligus memperkenalkan pesona alamnya kepada publik yang lebih luas,” pungkas Rully Kurniadi.

Penulis: Distra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play