Peringati Hari Santri Nasional 2026, Dinkes Kayong Utara Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Masker
Kayong Utara (Suara Kalbar) – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Kayong Utara menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan membagikan masker kepada peserta dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, Kamis (22/10/2026), setelah pelaksanaan Apel Akbar Hari Santri Nasional. Sejumlah santri, ustaz, ustazah, serta tamu undangan tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang disediakan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes dan KB Kabupaten Kayong Utara, Efrizal Fariandi, mengatakan layanan CKG mencakup sejumlah pemeriksaan dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sekaligus mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta pengecekan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, dan hemoglobin (Hb).
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk membantu peserta mengetahui kondisi kesehatan mereka sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit,” ujar Efrizal, Kamis (22/10/2026).
Selain memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, Dinkes dan KB Kayong Utara juga membagikan masker kepada peserta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dan perlindungan kesehatan, khususnya terhadap risiko gangguan pernapasan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya mendorong peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan santri sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas.
Efrizal menegaskan, Dinkes dan KB Kabupaten Kayong Utara akan terus mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta memperluas akses pelayanan kesehatan promotif dan preventif, termasuk di lingkungan pondok pesantren.
Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung aktivitas belajar dan produktivitas para santri. Dengan kondisi fisik dan mental yang sehat, santri diharapkan dapat menuntut ilmu secara optimal serta berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran kesehatan tersebut juga disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kayong Utara.
Melalui momentum Hari Santri Nasional, ia berharap semangat menjaga kesehatan dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, serta siap menyongsong Indonesia Emas.
Penulis: Haryadi
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






