Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kunjungi Sekolah di Kalbar, 943 Sekolah Dapat Revitalisasi
Pontianak (Suara Kalbar) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengunjungi SMAN 7 Pontianak dan SDN 39 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (17/10/2026). Kunjungan tersebut untuk meninjau pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran yang menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah di Kalimantan Barat pada 2026 menjangkau 943 sekolah yang telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS), dengan total anggaran mencapai Rp846,68 miliar.
Dari jumlah tersebut, dana yang telah disalurkan mencapai Rp667,07 miliar. Program ini juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja yang mencapai 11.137 orang.
“Untuk tahun 2026, yang cukup signifikan di Kalimantan Barat, keseluruhan ada 943 sekolah. Semuanya sudah perjanjian kerja sama dan sudah disalurkan,” ujar Abdul Mu’ti saat memberikan keterangan usai kunjungan.
Ia menjelaskan, program revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui pelibatan tenaga kerja dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, sepanjang 2025, program revitalisasi di Kalimantan Barat telah menjangkau 343 sekolah atau unit pendidikan dengan total anggaran Rp424,18 miliar. Program tersebut menyerap sebanyak 7.064 tenaga kerja.
Abdul Mu’ti turut memaparkan perkembangan program revitalisasi di Kota Pontianak. Pada 2026, sebanyak 46 sekolah telah menandatangani PKS dengan nilai anggaran Rp36,35 miliar. Dari jumlah tersebut, dana yang telah disalurkan mencapai Rp29,88 miliar.
Pelaksanaan program revitalisasi di Kota Pontianak pada tahun ini tercatat menyerap 565 tenaga kerja.
Adapun pada 2025, revitalisasi di Kota Pontianak mencakup 17 sekolah atau unit pendidikan dengan anggaran Rp27,43 miliar dan menyerap 477 tenaga kerja.
Di Kabupaten Kubu Raya, program revitalisasi pada 2026 menjangkau 89 sekolah yang telah menandatangani PKS. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp94,75 miliar, dengan dana yang telah disalurkan sebesar Rp70,12 miliar.
Jumlah sekolah penerima bantuan revitalisasi di Kubu Raya juga meningkat dibandingkan 2025. Pada tahun tersebut, sebanyak 34 sekolah atau unit pendidikan memperoleh bantuan dengan total anggaran Rp45,28 miliar dan menyerap 765 tenaga kerja.
Menurut Abdul Mu’ti, pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan yang sedang berlangsung ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Saat meninjau SDN 39 Sungai Raya, ia menyebut pekerjaan revitalisasi di sekolah tersebut mencakup ruang kelas serta penambahan fasilitas pendukung pembelajaran.
“Insyaallah, nanti semuanya akan selesai pada bulan Desember. Ruang kelas dan juga tambahan satu. Kita laksanakan dengan sistem swakelola, yang insyaallah juga semuanya berjalan dengan lancar,” katanya.
Penulis: Fajar
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






