SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Bikin Bangga Mempawah! Alesha Zahra Widodo Lolos Final Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Bikin Bangga Mempawah! Alesha Zahra Widodo Lolos Final Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Alesha Zahra Widodo (tengah) bersama sang ayah dr. Sugeng Eko Widodo dan bunda dr. Aulia Rizkia. [SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa]

Mempawah (Suara Kalbar) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, di tingkat nasional.

Kali ini, giliran Alesha Zahra Widodo, siswi kelas VI SDIT Anak Sholeh Mempawah, yang berhasil menembus babak final Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional dalam ajang 2nd Islamic Youth Festival JSIT Indonesia 2026.

Hebatnya, Alesha berhasil melaju ke babak final setelah menunjukkan kemampuan Bahasa Inggris yang mengesankan pada kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Ia bahkan mampu menyelesaikan 50 soal hanya dalam waktu 11 menit dengan satu jawaban keliru.

Hasil tersebut menjadi bukti kemampuan dan penguasaan Bahasa Inggris yang telah diasah Alesha sejak usia dini.

Lebih menarik lagi, prestasi itu diraihnya tanpa pernah mengikuti kursus atau les Bahasa Inggris di luar sekolah.

Alesha juga berhasil melewati persaingan ketat dengan pelajar-pelajar berprestasi dari berbagai daerah, termasuk sekolah-sekolah unggulan di Pontianak.

Keberhasilannya mengantarkan Alesha menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Barat yang melaju ke babak final nasional pada ajang tersebut.

Kepastian lolosnya Alesha tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 065.e/SK/JSIT/X/2026 tentang Hasil Lomba Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat Provinsi 2nd Islamic Youth Festival JSIT Indonesia 2026.

Babak final nasional dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026 di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Jakarta.

Menyukai Bahasa Inggris Sejak Usia Tiga Tahun

Di balik prestasi tersebut, terdapat kebiasaan sederhana yang telah tumbuh sejak Alesha masih kecil.

Kecintaannya terhadap Bahasa Inggris mulai terlihat ketika ia berusia tiga tahun, saat dirinya gemar menonton film kartun berbahasa Inggris.

Kebiasaan itu kemudian berkembang. Saat berusia empat tahun, Alesha bahkan mulai terbiasa berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dalam kesehariannya bersama sang bunda, dr. Aulia Rizkia.

Memasuki bangku sekolah di SDIT Anak Sholeh Mempawah, minat Alesha terhadap Bahasa Inggris semakin terasah.

Ketekunan dan kebiasaannya menggunakan bahasa tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan akademik, termasuk olimpiade.

Sang ayah, dr. Sugeng Eko Widodo, mengaku bersyukur sekaligus terharu atas pencapaian putri sulungnya tersebut. Baginya, keberhasilan Alesha menembus final nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.

Sugeng, yang merupakan dokter di RSUD dr. Rubini Mempawah sekaligus Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Mempawah, mengatakan akan mendampingi langsung perjuangan putrinya di Jakarta pada 14 November mendatang.

Ia menilai, kebiasaan Alesha mengenal Bahasa Inggris sejak usia dini menjadi salah satu faktor yang mendukung kemampuannya hingga saat ini.

Meski demikian, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari ketekunan Alesha dalam belajar, dukungan keluarga, serta peran para guru di sekolah yang turut mendukung perkembangan potensinya.

Menjelang babak final nasional, Sugeng berharap putrinya tidak hanya mampu meraih hasil maksimal, tetapi juga menjadikan kesempatan tersebut sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang dan berprestasi.

Baginya, keberhasilan Alesha menembus final nasional sudah menjadi pencapaian yang patut disyukuri.

“Namun berharap Alesha dapat melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Kabupaten Mempawah serta Kalimantan Barat di tingkat nasional,” pungkas dr. Sugeng Eko Widodo.

Penulis: Distra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play