PERTINA Singkawang Siapkan 11 Petinju untuk PORPROV XIV dan Seleksi Kejurnas 2026
Singkawang (Suara Kalbar)- Persatuan Tinju Amatir Seluruh Indonesia (PERTINA) Kota Singkawang menyiapkan 11 petinju untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XIV Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 14–20 November 2026. Selain target daerah, dua atlet di antaranya juga dibidik untuk menembus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta.
Sekretaris PERTINA Kota Singkawang, Niza Wiratama, mengungkapkan bahwa seluruh atlet saat ini tengah menjalani program pemusatan latihan atau Training Center (TC). Tim terdiri dari tujuh petinju kategori Elite Man dan empat petinju kategori Elite Woman.
“Kami ingin mereka menghadapi PORPROV dengan persiapan yang maksimal. Untuk saat ini, atlet harus fokus berlatih, menjaga kondisi, dan menjalankan program pelatih,” ujar Niza di Singkawang.
Tujuh petinju Elite Man yang diturunkan meliputi Mahyudi (kelas 51 kg), Gregorius Reyan Alfarez (48 kg), Iqbal Zaki (63,5 kg), Agus Supriyadi (57 kg), Mohammad Rehan Syahaf (54 kg), Rahil Samil Ridho (80 kg), dan Ariskian Saputra (60 kg).
Sementara itu, empat petinju sektor Elite Woman diisi oleh Winda Wahyuni (kelas 48 kg), Jaya Putri (50 kg), Alya Sri Cahya Munita (52 kg), dan Jeklin (70 kg).
Dua Atlet Dibidik ke Kejurnas
Di luar agenda provinsi, PERTINA Singkawang mendelegasikan Mahyudi (Elite Man 51 kg) dan Winda Wahyuni (Elite Woman 48 kg) untuk mengikuti seleksi Kejurnas. Seleksi tersebut akan digelar di Kabupaten Kubu Raya pada 3 Oktober 2026.
Jika lolos, kedua petinju tersebut akan memperkuat kontingen Kalimantan Barat pada Kejurnas yang diselenggarakan di Jakarta pada 19–25 Oktober 2026.
Menurut Niza, kesempatan ini menjadi bagian dari strategi organisasi untuk memperluas jam terbang atlet daerah di level nasional. “Kami berharap penampilan mereka memenuhi persyaratan sehingga berpeluang memperkuat Kalbar di Jakarta,” tambahnya.
Fokus Fisik dan Disiplin Atlet
Pelatih PERTINA Singkawang, Bahru Ardiansyah, menjelaskan bahwa materi TC tidak hanya berfokus pada teknik dasar dan kombinasi pukulan. Kesiapan fisik, stamina, pergerakan kaki (footwork), strategi bertanding, hingga mentalitas menjadi menu wajib harian.
“Fisik, teknik, dan mental harus dipersiapkan bersamaan karena atmosfer pertandingan berbeda dengan latihan. Yang kami kejar saat ini adalah konsistensi dan kedisiplinan atlet,” kata Bahru.
Manajemen PERTINA Singkawang memastikan proses evaluasi performa akan berjalan secara berkala hingga menjelang hari keberangkatan PORPROV XIV guna menentukan komposisi final tim.
Koordinasi Atlet Luar Daerah
Mengenai salah satu atlet Elite Man, Agus Supriyadi, yang saat ini berada di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, karena bertugas di Yonif TP4/SB Kodam Diponegoro, pengurus memastikan ia tetap masuk dalam skema tim.
PERTINA Singkawang saat ini sedang membangun komunikasi intensif dengan instansi terkait agar Supriyadi dapat segera kembali dan bergabung dalam program TC bersama atlet lainnya.
Penulis : Hendra/ r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





