SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Dunia Pemerintah Trump Kritik Ford, Soroti Ketergantungan pada Perusahaan China

Pemerintah Trump Kritik Ford, Soroti Ketergantungan pada Perusahaan China

Ilustrasi Ford (AP Photo/Keith Srakocic)

Suara Kalbar – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam hubungan bisnis Ford dengan sejumlah perusahaan China. Pemerintah AS menilai kerja sama tersebut dapat meningkatkan ketergantungan Ford terhadap China.

Ketegangan itu muncul menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada akhir September 2026. Perselisihan tersebut bermula dari surat Menteri Transportasi AS Sean P Duffy kepada CEO Ford Jim Farley tertanggal 3 September yang baru dipublikasikan.

Dalam surat tersebut, Duffy menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai arah strategis Ford. Ia mengeklaim Ford secara aktif mengaitkan masa depannya dengan perusahaan-perusahaan China yang didukung negara.

Salah satu kerja sama yang menjadi perhatian pemerintah AS adalah hubungan Ford dengan produsen baterai China, CATL. Kesepakatan lisensi yang ditandatangani pada 2023 memungkinkan Ford memproduksi baterai kendaraan listrik (EV) dengan menggunakan teknologi kimia milik CATL.

ADVERTISEMENT

Namun, di tengah penurunan permintaan kendaraan listrik di AS, Ford mulai merakit sel lithium iron phosphate (LFP) menggunakan teknologi CATL untuk sistem penyimpanan energi.

“Prioritas terhadap keahlian teknis dan pengetahuan operasional China yang diimpor, bahkan dalam kapasitas yang telah dikurangi, menantang semangat kebijakan keamanan nasional dan ekonomi Amerika serta kebijakan kemandirian rantai pasok,” tulis Duffy.

Duffy juga menyoroti kerja sama terbaru Ford dengan Geely di Spanyol. Menurutnya, kesepakatan tersebut dapat memperkuat posisi perusahaan China di pasar Barat.

Selain itu, surat tersebut mengungkap pembicaraan yang masih berlangsung antara Ford dan BYD mengenai kemungkinan berbagi komponen kendaraan hibrida.

“Ketika sebuah perusahaan dengan sengaja memilih untuk memperdalam ketergantungan operasional pada pesaing strategis, perusahaan tersebut gagal bertindak sebagai mitra yang dapat diandalkan oleh masyarakat Amerika dan Departemen Transportasi AS (DOT),” Duffy menambahkan.

Ford kemudian merespons kritik tersebut. Perusahaan menilai surat Duffy sebagai langkah yang keliru dan menyebut pemerintah berupaya menarik perhatian media dengan mengorbankan perusahaan yang selama ini berkontribusi besar terhadap manufaktur AS.

Ford menegaskan investasinya di dalam negeri, salah satunya melalui BlueOval Battery Park Michigan di Marshall.

“BlueOval Battery Park Michigan di Marshall merupakan fasilitas yang dimiliki dan dioperasikan Ford, yang merepresentasikan investasi senilai miliaran dolar AS serta sekitar 1.700 lapangan kerja baru bagi warga Amerika,” demikian pernyataan Ford.

Ford menyatakan fasilitas tersebut memproduksi baterai di Michigan dengan tenaga kerja Amerika untuk kendaraan Ford yang juga diproduksi di AS.

Perselisihan antara pemerintahan Trump dan Ford mengenai hubungan dengan perusahaan China terjadi ketika hubungan ekonomi AS-China masih menjadi salah satu isu penting dalam kebijakan perdagangan dan industri AS.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play