SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Honda WN7 Resmi Masuk Australia, Motor Listrik Ini Tak Bisa Dibeli

Honda WN7 Resmi Masuk Australia, Motor Listrik Ini Tak Bisa Dibeli

Honda luncurkan motor listrik WN7 di Australia dengan skema sewa berlangganan eksklusif seharga Rp 4,1 juta per bulan tanpa opsi pembelian permanen. (Google)

Suara Kalbar – Honda resmi menghadirkan motor listrik berukuran penuh pertamanya, Honda WN7, di pasar Australia. Namun, ada yang berbeda dari model penjualan motor listrik tersebut. Konsumen di Negeri Kanguru untuk sementara tidak ditawarkan opsi pembelian secara konvensional, melainkan melalui skema berlangganan.

Honda Australia menggandeng penyedia layanan subscription lokal, Carbar, untuk menawarkan WN7 kepada konsumen. Skema tersebut memungkinkan pengguna menggunakan motor listrik tanpa harus membeli dan menanggung risiko kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.

Berdasarkan laporan terbaru, biaya langganan Honda WN7 dipatok sekitar 400 dolar Australia atau sekitar Rp4,1 juta per bulan. Biaya tersebut mencakup sejumlah kebutuhan seperti registrasi kendaraan dan asuransi. Carbar sendiri menawarkan konsep berlangganan kendaraan dengan fleksibilitas untuk menghentikan atau mengganti kendaraan dengan pemberitahuan dua minggu sebelumnya.

Langkah Honda tersebut menjadi eksperimen menarik di tengah perkembangan pasar kendaraan listrik. Salah satu persoalan yang kerap menjadi pertimbangan konsumen adalah nilai jual kembali kendaraan listrik serta perkembangan teknologi baterai yang berlangsung cukup cepat.

Dengan sistem langganan, konsumen tidak perlu memikirkan nilai depresiasi kendaraan ketika ingin berhenti menggunakan motor. Risiko tersebut pada dasarnya berpindah kepada penyedia layanan, sementara pengguna cukup membayar biaya bulanan selama masih menggunakan kendaraan.

Honda WN7 merupakan motor listrik bergaya naked bike yang dikembangkan sebagai motor listrik berukuran penuh. Motor ini menggunakan baterai berkapasitas 9,3 kWh dan motor listrik berpendingin cairan dengan torsi maksimum mencapai 100 Nm.

Dari sisi performa, Honda WN7 memiliki tenaga puncak hingga sekitar 50 kW atau 68 hp. Motor tersebut menggunakan penggerak roda belakang berbasis belt dan tidak dilengkapi transmisi konvensional seperti sepeda motor bermesin pembakaran internal.

Honda mengklaim WN7 mampu mencapai jarak tempuh sekitar 140 kilometer berdasarkan pengujian WMTC. Sementara varian dengan output lebih rendah dapat mencapai sekitar 154 kilometer. Bobot motor mencapai 217 kilogram dengan kecepatan maksimum sekitar 129 kilometer per jam.

Untuk pengisian daya, WN7 menggunakan konektor Type 2 atau CCS2. Dengan pengisian cepat, baterai dapat diisi dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Australia menjadi salah satu pasar awal di luar Eropa yang mendapatkan Honda WN7. Ketersediaannya di negara tersebut masih terbatas dan Honda menyebut program yang dijalankan sebagai langkah pengenalan sekaligus pengujian respons pasar terhadap motor listrik berukuran penuh.

Laporan mengenai jumlah awal sekitar 50 unit memang beredar, tetapi angka tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Honda. Karena itu, jumlah unit yang tersedia sebaiknya dipandang sebagai laporan awal, bukan angka resmi dari pabrikan.

Skema yang diterapkan di Australia berbeda dengan pasar Eropa. Di sejumlah negara Eropa, Honda WN7 ditawarkan melalui mekanisme penjualan konvensional, termasuk pembelian, pembiayaan, dan leasing.

Bagi Honda, model berlangganan dapat menjadi cara untuk melihat seberapa besar minat konsumen terhadap sepeda motor listrik tanpa harus langsung menerapkan pola penjualan massal. Di sisi konsumen, skema tersebut memberikan kesempatan mencoba kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan dana besar untuk membeli unit.

Namun, sistem langganan juga memiliki konsekuensi. Konsumen tidak memperoleh kepemilikan kendaraan meskipun telah membayar biaya berlangganan dalam jangka waktu tertentu. Karena itu, skema ini lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan fleksibilitas dibandingkan kepemilikan kendaraan.

Kehadiran Honda WN7 di Australia sekaligus menunjukkan bahwa produsen sepeda motor mulai bereksperimen dengan model bisnis baru untuk mendorong adopsi kendaraan listrik. Selain menawarkan teknologi baru, Honda kini juga menguji cara berbeda dalam membuat motor listrik lebih mudah diakses konsumen.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play