Gebyar Maulid Nabi 1448 H, Banom NU Kalbar Hadirkan Dakwah, Aksi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Pontianak (Suara Kalbar) — Peringatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar bersama Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU, PW Fatayat NU, dan PW IPPNU Kalimantan Barat berlangsung semarak di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan sosial, dakwah, penguatan kapasitas organisasi serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sejak pagi, peserta dan masyarakat disuguhi berbagai kegiatan, mulai dari Bazar UMKM Halal hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan kesehatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.
Selain itu, agenda pagi turut diisi Sosialisasi Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Kalimantan Barat serta sosialisasi travel umrah oleh PT Jawhara Pesona Wisata.
Penguatan kapasitas organisasi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Materi tersebut disampaikan Romawi Martin, M.E., sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kapasitas kader organisasi.
Kegiatan pagi kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Luthfiah dan Ketua PW Muslimat NU Kalimantan Barat Nurul Wahidah.
Memasuki agenda utama pada siang hari, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam memperhatikan dan menyayangi anak yatim.
Ketua PWNU Kalimantan Barat, Prof. Dr. Syarif, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan sambutan di hadapan peserta.
Kehadiran jajaran PWNU bersama badan otonom NU Kalimantan Barat menunjukkan kebersamaan dalam menggelar kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan aksi sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Puncak acara diisi tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Kiai Sofiullah Shafa. Tausiah menjadi momentum bagi para peserta untuk kembali menggali keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam aspek akhlak, kepemimpinan, kepedulian terhadap sesama dan kehidupan bermasyarakat.
Ketua PW Fatayat NU Kalimantan Barat, Umi Marzuqoh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi tiga badan otonom NU di Kalimantan Barat, yakni PW Fatayat NU, PW Muslimat NU, dan PW IPPNU.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, organisasi, tenaga kesehatan, pelaku UMKM serta masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan hadirnya Bazar UMKM Halal. Sejumlah pelaku UMKM, termasuk dari lingkungan Muslimat NU dan Apimsa Kalimantan Barat, memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Bazar tersebut sekaligus menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan mendorong penguatan ekosistem UMKM halal di Kalimantan Barat.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kapasitas organisasi, memberikan manfaat sosial, mendorong kesadaran kesehatan dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat itu diharapkan dapat memperkuat sinergi Banom NU dengan pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha dan masyarakat sekaligus menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





