Bupati Sujiwo Turun Langsung ke Rasau Jaya, Minta Polemik Pelabuhan Diselesaikan Lewat Komunikasi
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Bupati Kubu Raya Sujiwo turun langsung ke Kecamatan Rasau Jaya, Rabu (23/9/2026) malam, menyikapi polemik imbauan larangan menjemput penumpang di kawasan Pelabuhan Rasau Jaya yang sebelumnya ramai diperbincangkan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo menilai imbauan larangan itu merupakan keputusan sepihak dan tidak semestinya dikeluarkan tanpa melibatkan pihak yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan pelabuhan.
Ia meminta persoalan tersebut diselesaikan melalui komunikasi dan kesepakatan bersama agar tidak menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
“Kalau daerah ini mau maju, harus terbuka. Tidak bisa kita kemudian melokalisir seperti itu,” tegas Sujiwo.
Menurutnya, seluruh unsur terkait perlu duduk bersama untuk mencari solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat. Unsur kepolisian, pemerintah kecamatan, pengelola maupun otoritas pelabuhan dinilai perlu dilibatkan dalam pembahasan tersebut.
Sujiwo mengatakan kepentingan warga lokal tetap harus diperhatikan. Namun, hal itu tidak perlu dilakukan dengan cara membatasi aktivitas masyarakat atau pengemudi dari wilayah lain secara sepihak.
“Kita akan memberikan ruang dan memprioritaskan teman-teman atau warga Rasau Jaya, tetapi harus dengan cara yang bijak dan elegan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengemudi atau driver asal Rasau Jaya agar mengedepankan cara-cara yang bijak dalam mencari penghasilan. Menurutnya, imbauan yang bernuansa larangan, terlebih dengan alasan untuk menghindari konflik, justru berpotensi melahirkan persoalan baru.
Sujiwo mengingatkan agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi aksi saling membatasi antara pengemudi lokal dengan pengemudi dari wilayah lain.
Ia menekankan bahwa keterbukaan dan komunikasi menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan kawasan Rasau Jaya.
“Rezeki itu sudah ditakar dan pasti tidak akan tertukar,” kata Sujiwo.
Sujiwo menjelaskan, dirinya turun langsung ke Rasau Jaya setelah menerima banyak masukan dari masyarakat yang meminta pemerintah daerah mengambil sikap terhadap persoalan tersebut.
Ia berharap polemik mengenai aktivitas penjemputan penumpang di Pelabuhan Rasau Jaya dapat segera diredam. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dan pelayanan transportasi di kawasan pelabuhan dapat tetap berjalan tertib, sekaligus menjaga hubungan baik antarwarga.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mendorong penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki kewenangan, sehingga keputusan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Penulis: Diskominfo KKR
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





