SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar BMKG Kalbar Waspadai Hujan Sedang dan Potensi Karhutla hingga Pertengahan September

BMKG Kalbar Waspadai Hujan Sedang dan Potensi Karhutla hingga Pertengahan September

Logo BMKG

Pontianak (Suara Kalbar) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan analisis dan prospek cuaca yang diperbarui pada Jumat, 11 September 2026 pukul 07.00 WIB, BMKG Kalbar memprakirakan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada 14 hingga 17 September 2026.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya pada 11 hingga 13 September serta 15 September 2026.

Peringatan tersebut menjadi perhatian penting mengingat sebagian wilayah Kalimantan Barat masih menghadapi kondisi kering dan penanganan karhutla. BMKG secara berkala menyediakan informasi terkait peringatan karhutla, prakiraan cuaca, citra satelit, radar cuaca, hingga analisis dan prospek cuaca melalui layanan BMKG Kalbar.

Potensi hujan pada 14–17 September diharapkan dapat membantu mengurangi kondisi kering di sejumlah wilayah. Namun, masyarakat tetap diminta tidak lengah karena potensi kemudahan terjadinya karhutla masih diprakirakan pada beberapa periode sebelumnya dan di antara periode hujan tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah daerah, serta pihak terkait untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan. Informasi terbaru perlu menjadi acuan dalam melakukan pencegahan maupun penanganan karhutla.

BMKG Kalbar juga menyediakan informasi resmi melalui laman https://kalbar.bmkg.go.id, termasuk analisis dan prospek cuaca, peringatan dini cuaca, informasi karhutla, sebaran titik panas, serta berbagai informasi meteorologi lainnya.

Dengan adanya perubahan prospek cuaca tersebut, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan kering dan kawasan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap karhutla.

Sumber: BMKG

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play