5 Peralatan Rumah Tangga yang Tetap Mengonsumsi Listrik Meski Sudah Dimatikan
Suara Kalbar – Mematikan perangkat elektronik tidak selalu berarti konsumsi listrik langsung berhenti. Sejumlah peralatan rumah tangga masih dapat menarik daya selama tetap terhubung dengan sumber listrik, terutama ketika berada dalam kondisi siaga atau standby.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penggunaan berbagai perangkat berbasis listrik, seperti AC, lampu, kipas angin, komputer, serta peralatan rumah tangga lainnya dapat meningkatkan konsumsi energi.
Masyarakat juga dianjurkan menghindari kebiasaan membiarkan perangkat elektronik tetap berada dalam mode siaga ketika tidak digunakan.
Kondisi ketika perangkat masih menggunakan listrik meskipun tampak sudah dimatikan dikenal sebagai konsumsi listrik siaga atau standby power. Dalam artikel Martha Stewart, perangkat yang terus menarik daya seperti ini juga disebut energy vampires.
Mengutip laman resmi Kementerian ESDM dan Martha Stewart, Selasa (15/9/2026), terdapat sejumlah peralatan rumah tangga yang masih membutuhkan listrik meski sedang tidak digunakan. Berikut lima di antaranya.
1. Pemanas Air Listrik
Pemanas air listrik bertangki menjadi salah satu perangkat yang dapat menggunakan energi cukup besar. Peralatan ini harus mempertahankan suhu air agar tetap panas sehingga sistem pemanas akan bekerja secara berkala.
Mengutip pakar perawatan rumah Aaron Adams, pemanas air listrik bertangki dapat menggunakan daya hingga 4.000 watt ketika sedang memanaskan air.
Namun, angka tersebut merupakan penggunaan daya saat siklus pemanasan, bukan konsumsi yang berlangsung terus-menerus.
Pada model lama, penggunaan energi juga dapat lebih tinggi karena endapan sedimen berpotensi menurunkan efisiensi proses pemanasan.
Konsumsi listrik pemanas air bertangki yang bekerja secara berkala bahkan dapat lebih besar dibandingkan komputer yang beroperasi sepanjang hari.
Untuk mengurangi penggunaan energi, pemanas air sebaiknya digunakan sesuai kebutuhan. Pemilihan perangkat dengan tingkat efisiensi energi yang lebih baik juga dapat menjadi pertimbangan.
2. Televisi Tetap Mengonsumsi Listrik Saat Layar Mati
Televisi juga dapat tetap menggunakan listrik meskipun layarnya sudah dimatikan. Hal tersebut terjadi karena sebagian televisi masuk ke mode siaga agar dapat menyala kembali dengan cepat ketika digunakan.
Teknisi listrik Ryan Gregor menyebut televisi dapat menggunakan daya sekitar 5-30 watt ketika dalam kondisi mati tetapi masih tersambung dengan sumber listrik.
Artinya, mematikan layar televisi melalui tombol daya tidak selalu membuat perangkat berhenti sepenuhnya menggunakan listrik.
Jika televisi tidak akan digunakan dalam waktu lama, pengguna dapat mempertimbangkan untuk memutus sambungan listriknya, selama langkah tersebut sesuai dengan kebutuhan dan petunjuk penggunaan perangkat.
3. Microwave Masih Menggunakan Listrik Saat Tidak Digunakan
Perangkat dapur seperti microwave juga dapat tetap mengonsumsi listrik setelah selesai digunakan.
Konsumsi daya tersebut terutama ditemukan pada model yang dilengkapi jam digital atau layar yang tetap menyala ketika microwave tidak sedang digunakan.
Beberapa microwave dapat menggunakan daya hingga 4 watt dalam kondisi siaga. Konsumsi ini terutama berkaitan dengan model lama dan perangkat yang mempertahankan tampilan atau jam digital tetap aktif.
Untuk mengurangi penggunaan listrik siaga, microwave dapat dicabut dari sumber listrik ketika tidak diperlukan dalam waktu lama.
Namun, pengguna tetap perlu menyesuaikan langkah tersebut dengan petunjuk penggunaan dan kebutuhan perangkat.
4. Speaker Pintar Tetap Terhubung ke Jaringan
Speaker pintar dirancang untuk terus terhubung ke jaringan agar dapat menerima perintah suara. Karena itu, perangkat ini tetap membutuhkan listrik meskipun sedang tidak digunakan untuk memutar audio.
Pada perangkat tertentu, layar, sensor, maupun koneksi Wi-Fi dapat tetap aktif di latar belakang.
Satu speaker pintar dapat mengonsumsi sekitar 3 watt dalam mode siaga.
Jumlah tersebut memang relatif kecil. Namun, penggunaan beberapa perangkat pintar secara bersamaan dapat membuat konsumsi listrik rumah bertambah secara bertahap.
5. Router Wi-Fi
Router Wi-Fi umumnya beroperasi sepanjang waktu karena perangkat tersebut harus menjaga koneksi internet di rumah.
Konsumsi daya router dapat mencapai hingga 20 watt, tergantung jenis dan model perangkat, baik router lama, router baru, maupun sistem mesh.
Berbeda dengan beberapa perangkat lain, router memang biasanya perlu tetap menyala agar koneksi internet tersedia.
Meski demikian, pengguna dapat mempertimbangkan untuk mematikan router ketika tidak diperlukan, misalnya saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
Langkah tersebut tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di rumah. Pengguna juga perlu memastikan tidak ada perangkat lain yang membutuhkan koneksi internet selama router dimatikan.
Cara Sederhana Mengurangi Konsumsi Listrik di Rumah
Kementerian ESDM menyarankan masyarakat menggunakan perangkat yang lebih hemat energi serta memanfaatkan perangkat pintar untuk membantu mengatur penggunaan listrik.
Pengaturan target dan jam kerja perangkat juga dapat diterapkan agar penggunaan peralatan elektronik penunjang aktivitas menjadi lebih terjadwal.
Selain itu, pencahayaan dan sirkulasi udara alami dapat dimanfaatkan apabila kondisi memungkinkan sehingga penggunaan perangkat listrik dapat dikurangi.
Kebiasaan menghindari mode siaga pada perangkat elektronik yang tidak sedang digunakan juga dapat membantu mengurangi konsumsi listrik yang tidak diperlukan.
Untuk membantu masyarakat memperkirakan kebutuhan energi, Kementerian ESDM menyediakan kalkulator energi rumah tangga. Layanan tersebut dapat digunakan untuk memperkirakan biaya energi yang digunakan berbagai peralatan elektronik.
Dengan mengetahui perangkat yang masih menarik daya dan memperhatikan kebiasaan penggunaannya, konsumsi listrik rumah tangga dapat dikelola secara lebih efisien.
Memutus sambungan listrik pada perangkat yang memang tidak diperlukan, menggunakan peralatan secara bijak, serta memilih perangkat hemat energi dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi penggunaan listrik di rumah.
Sumber: Beritasatu.com





