SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Norsan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah dalam Peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar

Norsan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah dalam Peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun ke-28 serta Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan ke-2, Selasa (25/8/2026).

Pontianak (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengajak masyarakat untuk meneladani dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya Habib Hasan bin Ahmad Baharun ke-28 serta Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan ke-2, Selasa (25/8/2026).

Ria Norsan hadir didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, Kegiatan berlangsung di halaman utama Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Jalan Selat Panjang 2, Kelurahan Siantan Hulu, Kota Pontianak.

Peringatan tersebut menghadirkan Rektor Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa), Assoc. Prof. Dr. KH. Al Habib Segaf Baharun, M.H.I., serta Habib Ali Zainal Abidin bin Habib Hasan Baharun.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin, Habib Fahmi bin Harun Al Muthahar, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan sekaligus kehadiran para ulama, umara dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan Maulid Nabi dan Haul Akbar menjadi momentum untuk meraih keberkahan serta mempererat silaturahmi.

Ia menjelaskan, Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin dibangun dengan semangat dan ajaran para guru untuk senantiasa berbuat baik kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakang. Nilai tersebut terus menjadi bagian dari manhaj yang diterapkan di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Ria Norsan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keteladanan dalam kehidupan.

Sementara haul menjadi kesempatan untuk mengenang serta mendoakan Abuya Habib Hasan Baharun dan Ummuna Khadijah binti Muhammad Hinduan yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan dan dakwah Islam.

“Beliau adalah sosok yang memberikan motivasi kepada kita. Walaupun beliau sudah tiada, ilmu yang telah diajarkan kepada santri-santrinya terus memberikan manfaat. Banyak pendakwah dan penceramah alumni Dalwa di Kalimantan Barat yang luar biasa,” ujar Ria Norsan.

Ia berharap seluruh amal, ilmu dan pengabdian kedua tokoh tersebut menjadi amal jariyah serta mendapat rahmat dan ridha Allah SWT.

Ria Norsan juga menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan pendidikan akhlak di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita diingatkan untuk mencontoh dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter. Generasi muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan dan pengetahuan, tetapi juga harus memiliki akhlak yang baik sebagai landasan dalam kehidupan.

Terkait haul, Ria Norsan mengatakan kegiatan tersebut hendaknya tidak berhenti pada kegiatan mengenang para guru yang telah wafat. Lebih dari itu, ilmu yang telah diwariskan harus diamalkan dan diteruskan kepada orang lain agar manfaatnya terus mengalir.

“Haul bukan hanya untuk mengenang para guru kita yang telah tiada, tetapi bagaimana kita mengamalkan ilmu yang telah diberikan oleh guru-guru kita dan mengajarkannya kepada orang lain, sehingga ilmu tersebut terus memberikan manfaat,” ungkapnya.

Kepada para santri dan santriwati, Gubernur berpesan agar memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya.

“Selama masih diberikan kesempatan untuk menimba ilmu, belajarlah sebanyak-banyaknya. Karena dengan ilmu kita dapat memahami kehidupan, baik untuk dunia maupun akhirat,” pesannya.

Habib Segaf Tekankan Akhlak dan Kasih Sayang

Dalam tausyiahnya, Habib Segaf Baharun mengingatkan pentingnya membangun kehidupan berdasarkan akhlak yang bersumber dari ajaran Rasulullah SAW.

Ia mengajak umat agar tidak merasa lebih baik dari orang lain maupun merendahkan profesi dan kondisi sesama. Sebaliknya, setiap orang didorong untuk menumbuhkan kasih sayang serta berusaha menjadi pribadi yang baik, khususnya dalam lingkungan keluarga.

“Kalau kita ingin mengetahui apakah kita orang baik, tanyalah kepada orang terdekat atau keluarga kita. Jika orang terdekat mengatakan kita orang yang baik, insyaallah kita termasuk orang yang baik,” tutur Habib Segaf.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Segaf Baharun juga memanjatkan doa agar Kalimantan Barat segera mendapatkan hujan dan terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia berharap masyarakat Kalimantan Barat senantiasa diberikan keselamatan serta musibah karhutla yang terjadi dapat segera berlalu.

Usai tausyiah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Aula Rapat dan Coffee Shop Mahabbah (CSM) Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin.

Kegiatan turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Habib Ishak Ali Al Muthahar, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, Ketua DPRD Kota Pontianak Sataruddin, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Habib Fahmi bin Harun Al Muthahar beserta jajaran panitia, para pengasuh pondok pesantren, guru, ustadz dan ustadzah, serta para santri dan santriwati dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play