Masa Anak-Anak Adalah Masa Bermain untuk Kembangkan Kognitif dan Perilaku
Pontianak (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan pentingnya memberikan ruang yang cukup bagi anak untuk bermain sebagai bagian dari proses tumbuh kembang, terutama dalam mengembangkan kemampuan kognitif, psikomotorik, serta membentuk perilaku dan karakter.
Hal tersebut disampaikan Harisson saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (11/8/2026).
Menurut Harisson, bermain bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang. Bagi anak, bermain merupakan bagian penting dari proses belajar dan menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai kemampuan.
“Dengan bermain, fungsi kognitif, yakni kemampuan mental dan proses otak untuk belajar, mengingat, memahami, dan mengerti suatu informasi, terus dikembangkan,” ujar Harisson.
Ia menjelaskan, aktivitas bermain juga membantu anak mengembangkan kemampuan psikomotorik melalui koordinasi gerak tubuh. Anak belajar menyelaraskan gerakan otot, tangan, dan kaki dengan kerja otak.
Selain itu, permainan dapat menjadi media bagi anak untuk mengenal berbagai nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui aktivitas bersama, anak dapat belajar mengantre, menghargai orang lain, bekerja sama, mematuhi aturan, hingga membangun kedisiplinan sejak usia dini.
“Nilai-nilai tersebut penting sebagai bekal bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tertib, mandiri, dan berkarakter,” katanya.
Karena itu, Harisson mengingatkan agar anak tidak terlalu dibatasi dalam bermain dan berekspresi. Menurutnya, orang tua dan lingkungan harus memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain, belajar, berkreasi, sekaligus berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
“Jangan sampai masa anak-anak justru terlalu banyak diisi dengan hal-hal yang membatasi mereka untuk bermain dan berekspresi. Berikan ruang kepada anak untuk bermain, belajar, berkreasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya,” pesannya.
Perlindungan Anak Tanggung Jawab Bersama
Lebih lanjut, Harisson menekankan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Orang tua, masyarakat, dunia pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Anak-anak adalah generasi penerus kita. Karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, pendidikan, perlindungan, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” tegasnya.
Peringatan HAN ke-42 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 juga dirangkaikan dengan komitmen bersama melalui kampanye “Bersama Melindungi Anak” serta Gerakan Sayang Anak (GESA) di Kalimantan Barat.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak anak sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi yang dapat menghambat tumbuh kembang mereka.
Harisson mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak.
“Mari kita jadikan Hari Anak Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama. Selamat Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 kepada seluruh anak Indonesia, khususnya anak-anak di Kalimantan Barat. Teruslah tumbuh, bermimpi, bermain, belajar, dan jadilah generasi yang membanggakan,” pungkasnya.
Peringatan HAN ke-42 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, guru pendamping, serta ratusan anak peserta peringatan HAN ke-42.
Antusiasme anak-anak turut menambah semarak kegiatan sekaligus menjadi gambaran pentingnya menghadirkan ruang yang aman, menyenangkan, dan mendukung anak untuk tumbuh serta berkembang secara optimal menuju Kalimantan Barat yang ramah, aman, dan layak bagi anak.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





