Dorong Generasi Sehat dan Cerdas, Monev Gemarikan dan Pembinaan Bunda PAUD di Kayong Utara
Kayong Utara (Suara Kalbar) – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Erlina Norsan, melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sekaligus pembinaan Bunda PAUD di kawasan Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (1/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat sinergi peningkatan kualitas gizi anak melalui gerakan konsumsi ikan, sekaligus memperkuat pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Forikan Kalimantan Barat, Erlina Norsan meninjau langsung pelaksanaan Program Gemarikan di wilayah pesisir yang memiliki potensi perikanan melimpah. Ia menilai potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas guna mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menekan angka stunting.
Selain itu, melalui pembinaan Bunda PAUD, Erlina juga meninjau pelaksanaan pendidikan anak usia dini yang dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kemampuan sosial anak sejak dini.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik harus berjalan beriringan dengan pendidikan berkualitas agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
“Anak-anak kita tidak hanya membutuhkan pendidikan yang baik, tetapi juga asupan gizi yang cukup agar dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. Melalui Gemarikan, kita mengajak keluarga untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari, sementara melalui Bunda PAUD kita membangun karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini,” ujar Erlina Norsan.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari keluarga, pemerintah, TP PKK, Bunda PAUD hingga masyarakat.
“Ketika gizi anak terpenuhi dan pendidikan sejak dini diperkuat, kita sedang menyiapkan generasi Kalimantan Barat yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. Inilah investasi kita untuk menyongsong Generasi Emas 2045,” tegasnya.
Kabupaten Kayong Utara yang memiliki potensi kelautan dan perikanan cukup besar dinilai menjadi daerah yang sangat strategis dalam mengembangkan budaya gemar mengonsumsi ikan, terutama bagi keluarga dan anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir.
Melalui sinergi antara TP PKK, Forikan, Bunda PAUD, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan lahir generasi Kalimantan Barat yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa mendatang.
Menutup kegiatan tersebut, Erlina Norsan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Saya berharap TP PKK, Forikan, Bunda PAUD, dan Pemerintah dapat terus bersinergi. Karena Generasi Emas 2045 dimulai dari anak-anak kita hari ini,” pungkasnya.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, Ketua TP PKK Kabupaten Kayong Utara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, para guru pendamping beserta anak-anak PAUD, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Kalimantan Barat.
Penulis: Layli/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






