SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Singkawang Bulog Singkawang Berhasil Serap 100 Persen Target Gabah dan Beras 2026

Bulog Singkawang Berhasil Serap 100 Persen Target Gabah dan Beras 2026

Perum Bulog Cabang Singkawang belum lama ini. SUARA KALBAR.CO.ID/HO.Humas Bulog Singkawang.

Singkawang (Suara Kalbar)- Perum Bulog Cabang Singkawang berhasil mencapai target 100 persen penyerapan gabah dan beras hasil panen petani lokal untuk tahun 2026.

Kepala Perum Bulog Cabang Singkawang, Noldi Ramayadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyerap gabah petani sebanyak 7.862,97 ton. Angka ini setara dengan 101 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar 7.819 ton.

“Alhamdulillah, hingga hari ini Bulog Cabang Singkawang sudah menyerap gabah petani sebanyak 7.862 ton dari total target 7.819 ton, dan proses penyerapan masih terus berjalan,” ujar Noldi saat dihubungi di Singkawang, Selasa (11/8/2026).

Noldi menjelaskan, Kabupaten Sambas saat ini masih menjadi wilayah utama penyerapan gabah oleh Bulog Singkawang. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penyerapan di daerah lain secara fleksibel, menyesuaikan dengan jadwal panen yang sedang berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan melampaui target ini merupakan hasil dari sinergi yang solid antarpemangku kepentingan di lapangan.

“Keberhasilan ini berkat sinergi semua stakeholder, mulai dari Dinas Pertanian Kabupaten/Kota di wilayah Singbebas (Singkawang, Bengkayang, Sambas), peran PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) di lapangan, Babinsa, Perpadi, hingga semua pihak yang mendukung. Tanpa dukungan mereka, target ini tidak mungkin tercapai,” kata Noldi.

Ia menambahkan, informasi mengenai jadwal panen dan potensi produksi petani biasanya diperoleh langsung dari PPL dan Babinsa yang tersebar di setiap desa dan kelurahan. Berdasarkan data tersebut, tim Bulog akan langsung turun ke lapangan untuk menyerap hasil panen secara tepat waktu.

Meski target tahun ini sudah terpenuhi, Bulog Cabang Singkawang berkomitmen untuk terus memperkuat kinerja dan kolaborasi dengan pihak terkait. Langkah ini dilakukan demi menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Singbebas dan Indonesia pada umumnya.

Penulis : Hendra/ r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play