Instagram Uji Fitur Baru, Pengguna Bisa Atur Sendiri Algoritma Konten
Suara Kalbar – Instagram tengah mengembangkan sejumlah fitur baru yang akan memberikan kendali lebih besar kepada pengguna dalam mengatur algoritma rekomendasi konten. Inovasi ini menjadi pengembangan lanjutan dari fitur Your Algorithm yang mulai diperkenalkan pada tahun lalu.
Kepala Instagram, Adam Mosseri, mengatakan perusahaan ingin menjadikan Your Algorithm sebagai bagian utama dari pengalaman menggunakan aplikasi, bukan sekadar fitur yang tersembunyi di menu pengaturan.
“Kami ingin mengembangkan Your Algorithm dari sekadar pengaturan menjadi sesuatu yang terasa sebagai bagian utama dari pengalaman Anda di Instagram,” ujar Adam Mosseri, seperti dikutip dari TechCrunch, Minggu (28/6/2026).
Mosseri menjelaskan bahwa sejumlah fitur masih berada dalam tahap pengujian. Sebagian di antaranya akan segera dirilis kepada pengguna, sementara fitur lainnya masih akan dievaluasi sebelum diputuskan untuk diluncurkan secara luas.
Pengguna Bisa Atur Konten yang Ingin Dilihat
Melalui fitur Your Algorithm, pengguna dapat menentukan jenis konten atau topik yang ingin lebih sering muncul di beranda maupun yang ingin dikurangi.
Fitur tersebut sebelumnya hanya tersedia di beberapa bagian aplikasi. Kini Instagram berencana memperluas penggunaannya agar lebih mudah diakses dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam contoh yang dibagikan Mosseri, pengguna nantinya cukup menarik layar (pull down) saat berada di halaman Feed untuk langsung membuka menu Your Algorithm.
Selain itu, saat menonton Reels, pengguna juga dapat menggeser layar ke atas (swipe up) untuk mengatur preferensi terhadap jenis video yang ingin lebih sering atau lebih jarang direkomendasikan.
Reels Bakal Punya Tombol Preferensi
Instagram juga sedang menguji tombol baru yang ditempatkan di bawah setiap video Reels.
Melalui tombol tersebut, pengguna bisa memberi sinyal langsung kepada sistem apakah mereka ingin melihat lebih banyak konten serupa atau justru mengurangi rekomendasi dengan tema yang sama.
Langkah ini diharapkan membantu algoritma Instagram memahami minat pengguna secara lebih akurat sehingga konten yang muncul di Feed maupun Reels menjadi semakin relevan dengan preferensi masing-masing.
Apabila seluruh fitur tersebut resmi dirilis, pengguna akan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap pengalaman menggunakan Instagram tanpa harus sepenuhnya bergantung pada keputusan algoritma dalam menentukan rekomendasi konten.
Sumber: Beritasatu.com






