Polres Melawi Cetak Terobosan Baru, Latih Personel Kuasai Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan
Melawi (Suara Kalbar) – Komitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan Polres Melawi. Melalui inovasi terbaru, Satuan Lalu Lintas Polres Melawi menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi dan Puskesmas Nanga Pinoh menggelar Pelatihan Fungsi Teknis Lalu Lintas tentang Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan (Latkatpuan FT Lantas P3K), Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Polres Melawi tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, Kasat Lantas AKP P. Supriatna, para Kapolsek jajaran, personel Bhabinkamtibmas, personel Samapta, anggota Satlantas, serta narasumber dr. Indra Krisna Agung Pratikna bersama perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi.
Pelatihan ini menjadi langkah konkret Polres Melawi dalam meningkatkan kapasitas personel di lapangan, khususnya dalam penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon melalui Wakapolres Kompol Aang Permana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah bersedia berbagi ilmu kepada personel kepolisian.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat kecelakaan lalu lintas kerap dilaporkan masyarakat melalui Hotline Layanan Polri 110, sehingga dibutuhkan respons cepat dan langkah pertolongan yang tepat demi menyelamatkan korban.
“Setiap laporan kecelakaan membutuhkan kecepatan dan ketepatan tindakan awal. Pengetahuan pertolongan pertama ini sangat penting agar personel di lapangan dapat memberikan penanganan terbaik demi keselamatan korban,” ujar Kompol Aang.
Menurutnya, materi yang diberikan merupakan bekal penting bagi personel Polri dalam mendukung tugas kemanusiaan di lapangan. Ke depan, sinergi dengan unsur kesehatan akan terus diperkuat agar terbentuk tim terpadu dalam penanganan kecelakaan lalu lintas.
“Harapan kami setelah pelatihan ini, akan terbentuk tim yang selalu siap bergerak bersama saat terjadi kecelakaan, sehingga petugas kepolisian dan tenaga kesehatan dapat langsung mengambil langkah penyelamatan secara cepat dan tepat,” tambahnya.
Sementara itu, dr. Indra Krisna Agung Pratikna memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Melawi yang dinilai visioner dalam memperkuat kemampuan personel kepolisian.
Ia menilai, langkah cepat dan tepat pada menit-menit awal pascakecelakaan sangat menentukan keselamatan korban.
“Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini. Kami sering melihat bagaimana cepatnya personel Polres Melawi datang ke lokasi kecelakaan, membantu dan mengevakuasi korban. Dengan pelatihan ini, kemampuan teknis mereka akan semakin maksimal,” ungkap dr. Indra.
Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali teori sekaligus praktik langsung mengenai penanganan korban luka ringan dalam keadaan sadar, pertolongan terhadap korban terjepit, penanganan korban luka berat dengan pendarahan serius, teknik menjaga posisi leher tetap stabil, cara mengangkat korban dengan aman, hingga teknik melepaskan helm korban tanpa memperparah kondisi cedera.
Tak hanya itu, dr. Indra juga mengungkapkan adanya wacana penguatan layanan medis darurat melalui call center 119 yang nantinya diharapkan dapat semakin mempercepat respons penanganan korban kecelakaan di Kabupaten Melawi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi bersama Puskesmas Nanga Pinoh pun menyatakan kesiapan penuh untuk terus berkolaborasi dengan Polres Melawi, termasuk memperluas pelatihan serupa hingga ke seluruh Polsek jajaran.
Langkah ini diharapkan menjadi terobosan penting dalam upaya menekan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi Polri dan tenaga kesehatan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana





