Komitmen Ciptakan Generus Berkarakter, PC LDII Singkup Ketapang Helat Pekan Karakter Luhur
Ketapang (Suara Kalbar) – Pimpinan Cabang (PC) LDII Singkup Kabupaten Ketapang menghelat kegiatan “Pekan Karakter Luhur” sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi penerus (Generus) di Halaman Al Mubarok, Desa Sukaraja, Kecamatan Singkup Ketapang, Minggu (10/5/2026).
Ketua PC LDII Kecamatan Singkup, Zogi Hermawan, menyatakan kegiatan “Pekan Karakter Luhur” dihelat menjadi komitmen LDII menciptakan generus yang berakhlak mulia, alim faqih dan mandiri, serta memiliki jiwa kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kegiatan yang secara khusus melibatkan generus menjadi komitmen LDII di akar rumput dalam membangun generus yang berakhlak mulia, alim faqih dan mandiri,” jelasnya.
Antusiasme para generus LDII menandakan jika kegiatan ini menjadi daya tarik, maka ini cukup membuat bangga selain kegiatannya berlangsung meriah outputnya diyakini cukup baik.
“Sebagai penanggungjawab kegiatan, kami sangat bangga dengan antusias para generus. Acara menjadi meriah dan output juga bakal semakin baik khususnya karakter generasi LDII di Singkup,” jelas Zogi.
Dalam menginternalisasi 29 karakter bagi generus, lebih lanjut dijelaskan, memerlukan sarana yang lebih edukatif dan menarik.
“Pekan ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai 29 karakter luhur yang saat ini digalakan di kalangan LDII, karena kepemilikan karakter menjadi cerminan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas,” katanya.
Sedangkan Ketua Panitia “Pekan Karakter Luhur”, Adi Riyanto menjelaskan peserta yang mengikuti kelompok umur pra remaja, remaja/dewasa dan usia nikah.
“Jadi kegiatan ini ruang bagi generasi LDII mulai dari pra remaja, remaja hingga usia nikah. Maka beragam kegiatan yang menarik dan menyenangkan bagi mereka,” jelasnya.
Adapun kegiatan yang digelar dalam rangkaian acara, di antaranya lomba Family 100 yang mengasah kekompakan dan wawasan peserta, bazar kreatif yang menampilkan hasil karya warga, serta pelatihan ecoprint sebagai edukasi pengolahan bahan alami menjadi karya seni bernilai ekonomi. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias dan kekeluargaan.
“Pada sesi Family 100, peserta tampak aktif dan semangat mengikuti perlombaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat kebersamaan antargenerasi,” kata Adi.
Sementara itu, kegiatan ecoprint mendapat perhatian khusus karena memperkenalkan teknik pewarnaan alami menggunakan dedaunan dan bahan ramah lingkungan. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Ia juga berharap agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan kembali, sehingga pembinaan generus bisa berkelanjutan.
“Jika dilihat dari dukungan dan antusias peserta serta manfaat dan tujuan yang dicapai maka kegiatan serupa seyognya bisa diperkuat sehingga pembinaan generus juga berkesinambungan,” tegasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





