SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Cara Mengamankan Akun WhatsApp agar Tidak Mudah Diretas

Cara Mengamankan Akun WhatsApp agar Tidak Mudah Diretas

Fitur baru WhatsApp yang bakal segera diluncurkan. (Pexels/Anton)

Suara Kalbar – Aplikasi pesan instan WhatsApp kini menjadi salah satu sarana komunikasi yang paling banyak digunakan masyarakat untuk bertukar pesan, melakukan panggilan, hingga berbagi dokumen penting.

Karena menyimpan banyak data pribadi, keamanan akun WhatsApp perlu dijaga dengan serius agar tidak mudah diretas atau diambil alih pihak tidak bertanggung jawab.

Saat ini, modus kejahatan siber yang menyasar pengguna WhatsApp semakin beragam. Para pelaku kerap memanfaatkan teknik rekayasa sosial untuk mengelabui korban agar memberikan kode OTP maupun informasi penting lainnya.

WhatsApp sendiri telah menyediakan sejumlah fitur yang dirancang untuk membantu pengguna menjaga keamanan akun. Salah satu fitur yang paling penting adalah verifikasi dua langkah yang dapat mencegah akun diakses oleh orang lain tanpa izin.

Jangan Pernah Membagikan Kode OTP dan PIN Verifikasi

Salah satu langkah paling penting untuk menjaga keamanan akun WhatsApp adalah tidak pernah membagikan kode OTP maupun PIN verifikasi dua langkah kepada siapa pun.

Kode OTP merupakan kode rahasia yang dikirim melalui SMS untuk proses login atau pendaftaran akun. Jika kode tersebut jatuh ke tangan orang lain, akun WhatsApp berpotensi diambil alih dalam waktu singkat.

Selain itu, pengguna juga diimbau untuk tidak memberikan PIN verifikasi dua langkah kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai kerabat, teman, maupun pihak tertentu.

Penipu sering menggunakan berbagai modus manipulasi untuk membuat korban panik atau percaya sehingga mau memberikan kode rahasia tersebut.

Karena itu, apabila ada pihak yang meminta kode tertentu yang masuk ke ponsel Anda, sebaiknya abaikan permintaan tersebut dan jangan pernah membagikannya.

Aktifkan Verifikasi Dua Langkah WhatsApp

Verifikasi dua langkah menjadi fitur keamanan tambahan yang sangat penting untuk melindungi akun WhatsApp dari ancaman peretasan.

Fitur ini bekerja dengan meminta PIN khusus setiap kali nomor ponsel didaftarkan ulang pada perangkat baru. Dengan begitu, meskipun seseorang berhasil memperoleh kode OTP, akun tetap tidak bisa diakses tanpa PIN verifikasi.

Dikutip dari laman FAQ WhatsApp, pengguna disarankan mengaktifkan verifikasi dua langkah menggunakan PIN unik yang sulit ditebak. Berikut cara mengaktifkan verifikasi dua langkah di WhatsApp:

  1. Buka aplikasi WhatsApp di ponsel.
  2. Klik ikon titik tiga di pojok kanan atas layar.
  3. Masuk ke menu settings atau setelan.
  4. Pilih account atau akun.
  5. Klik two-step verification atau verifikasi dua langkah.
  6. Ketuk tombol turn on atau nyalakan.
  7. Masukkan PIN yang terdiri dari enam digit angka.
  8. Tambahkan alamat email pribadi untuk pemulihan akun jika lupa PIN.

Setelah selesai, WhatsApp akan meminta pengguna memasukkan PIN secara berkala agar tidak lupa.

Penggunaan email pribadi juga penting karena dapat membantu proses pemulihan akun apabila sewaktu-waktu Anda lupa PIN verifikasi dua langkah.

Gunakan Kata Sandi yang Sulit Ditebak

Selain mengamankan akun WhatsApp, pengguna juga perlu memperhatikan keamanan perangkat yang digunakan.

WhatsApp menyarankan pengguna memasang PIN, pola, sidik jari, maupun kata sandi pada ponsel agar orang lain tidak mudah mengakses perangkat tanpa izin.

Langkah tersebut penting karena akun WhatsApp bisa saja dibuka langsung melalui ponsel apabila perangkat tidak memiliki perlindungan tambahan.

Tak hanya itu, pengguna juga dianjurkan memasang kata sandi pesan suara yang kuat dan sulit ditebak pada telepon. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah peretas mengakses pesan suara yang mungkin berisi kode verifikasi atau informasi penting lainnya.

Rutin Periksa Perangkat Tertaut

Fitur perangkat tertaut atau linked devices memungkinkan akun WhatsApp digunakan pada perangkat lain seperti laptop maupun komputer.

Namun, fitur ini juga perlu diawasi secara rutin untuk memastikan tidak ada perangkat asing yang terhubung ke akun Anda.

Cara memeriksa perangkat tertaut di WhatsApp cukup mudah, yaitu:

  1. Klik ikon titik tiga di pojok kanan atas aplikasi.
  2. Pilih menu linked devices atau perangkat tertaut.
  3. Periksa daftar perangkat yang terhubung.
  4. Jika ada perangkat yang tidak dikenal, ketuk nama perangkat tersebut.
  5. Pilih keluar atau log out untuk menghapus akses.

Dengan melakukan pengecekan berkala, pengguna bisa lebih cepat mengetahui apabila ada perangkat mencurigakan yang mencoba mengakses akun WhatsApp.

Jangan Klik Email Mencurigakan

Pengguna WhatsApp juga perlu waspada terhadap email mencurigakan yang mengatasnamakan WhatsApp.

Jika Anda menerima email terkait penyetelan ulang PIN verifikasi dua langkah atau kode pendaftaran padahal tidak pernah memintanya, jangan membalas maupun mengklik tautan yang terdapat di dalam email tersebut.

Tautan palsu semacam ini sering digunakan pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi maupun mengambil alih akun pengguna.

Karena itu, pastikan selalu memeriksa sumber email dengan teliti dan hindari memberikan informasi pribadi melalui tautan yang tidak jelas.

Cara Memulihkan Akun WhatsApp yang Diretas

WhatsApp juga menyediakan langkah pemulihan apabila akun pengguna terlanjur diretas atau diambil alih pihak lain.

Pengguna dapat membuka aplikasi WhatsApp kemudian memasukkan nomor ponsel yang digunakan untuk membuat akun. Setelah itu, lakukan verifikasi menggunakan kode OTP enam digit yang dikirim melalui SMS.

Ketika kode berhasil dimasukkan, peretas yang sedang menggunakan akun tersebut akan otomatis keluar dari akun WhatsApp Anda.

Namun, jika WhatsApp meminta kode verifikasi dua langkah dan Anda tidak mengetahuinya, pengguna tidak perlu panik.

Anda dapat menunggu selama tujuh hari untuk kembali masuk ke akun tanpa perlu menggunakan kode verifikasi dua langkah. Setelah masa tunggu selesai, login ulang menggunakan nomor ponsel dan masukkan kembali kode pendaftaran.

Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa metode pemulihan ini hanya dapat dilakukan apabila peretas tidak mengubah nomor ponsel yang terdaftar pada akun WhatsApp.

Keamanan akun digital kini menjadi hal yang tidak bisa dianggap sepele, termasuk pada aplikasi WhatsApp yang digunakan setiap hari.

Dengan memanfaatkan fitur keamanan seperti verifikasi dua langkah, menjaga kerahasiaan kode OTP, rutin memeriksa perangkat tertaut, serta menghindari tautan mencurigakan, risiko akun diretas dapat diminimalkan.

Pastikan Anda selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan digital agar akun WhatsApp tetap aman dan data pribadi tidak jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play