6 Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing agar Masakan Lebih Nikmat
Suara Kalbar – Daging kambing menjadi salah satu bahan pangan yang banyak diolah masyarakat Indonesia, terutama saat Hari Raya Iduladha maupun berbagai acara keluarga. Selain kaya protein, daging kambing juga memiliki cita rasa khas yang digemari banyak orang.
Namun, aroma prengus yang melekat pada daging kambing kerap menjadi tantangan tersendiri saat proses pengolahan. Tidak sedikit orang yang merasa bau tersebut mengurangi kenikmatan masakan dan menurunkan selera makan.
Padahal, aroma khas daging kambing sebenarnya dapat diminimalkan melalui penanganan yang tepat sejak tahap persiapan hingga proses memasak. Dengan teknik yang benar, cita rasa alami daging tetap terjaga tanpa meninggalkan bau menyengat yang berlebihan.
Mengacu pada berbagai sumber kesehatan dan kuliner, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi bau prengus pada daging kambing.
1. Jangan Mencuci Daging dengan Air
Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan adalah mencuci daging kambing menggunakan air sebelum dimasak.
Banyak orang mengira cara tersebut dapat menghilangkan bau prengus. Faktanya, mencuci daging justru berpotensi membuat aroma khas kambing semakin kuat dan dapat memengaruhi tekstur daging saat dimasak.
Sebagai gantinya, bersihkan permukaan daging menggunakan tisu dapur atau kain bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel tanpa merusak kualitas daging.
2. Kurangi Lemak yang Menempel
Lemak berwarna putih yang terdapat pada daging kambing merupakan salah satu penyebab utama munculnya aroma prengus.
Karena itu, lemak yang terlalu tebal sebaiknya dipangkas sebelum proses pengolahan. Meski demikian, tidak semua lemak perlu dibuang karena sebagian tetap diperlukan untuk mempertahankan rasa gurih alami daging kambing.
Dengan mengurangi lemak secukupnya, aroma menyengat dapat berkurang tanpa menghilangkan kelezatan daging.
3. Lumuri dengan Jeruk Nipis dan Garam
Jeruk nipis telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi aroma amis maupun prengus pada berbagai jenis daging.
Kandungan asam alami dalam jeruk nipis dipercaya mampu membantu menetralisir bau sekaligus membersihkan permukaan daging.
Caranya cukup sederhana. Lumuri daging dengan perasan jeruk nipis dan sedikit garam, lalu diamkan sekitar 30 menit sebelum dimasak. Metode ini banyak digunakan sebelum daging diolah menjadi sate, gulai, tongseng, atau menu lainnya.
4. Gunakan Rempah-rempah Aromatik
Rempah-rempah menjadi senjata utama dalam mengolah daging kambing agar lebih sedap dan minim bau prengus.
Beberapa rempah yang umum digunakan antara lain jahe, serai, kunyit, ketumbar, daun salam, lengkuas, dan bawang putih.
Aroma kuat dari rempah-rempah tersebut dapat membantu menyamarkan bau khas kambing sekaligus memperkaya cita rasa masakan. Selain itu, rempah juga memberikan sensasi rasa yang lebih kompleks dan menggugah selera.
5. Rendam dengan Nanas
Nanas dikenal sebagai bahan alami yang mampu membantu mengempukkan daging sekaligus mengurangi aroma prengus.
Buah ini mengandung enzim bromelain yang dapat memecah serat daging sehingga teksturnya menjadi lebih lunak saat dimasak.
Cukup lumuri daging dengan parutan nanas dan diamkan selama 10 hingga 30 menit. Namun, jangan merendam terlalu lama karena dapat membuat daging menjadi terlalu lembek.
Selain nanas, sebagian masyarakat juga memanfaatkan mentimun karena dipercaya dapat membantu menyerap aroma khas pada daging kambing.
6. Terapkan Teknik Memasak yang Tepat
Cara memasak turut menentukan hasil akhir olahan daging kambing.
Saat merebus daging, tambahkan rempah-rempah seperti jahe, serai, daun salam, kemangi, atau kayu manis untuk membantu mengurangi aroma menyengat selama proses pemasakan.
Selain itu, memotong daging melawan arah serat juga dapat menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan mudah dikunyah.
Kombinasi bumbu yang tepat dan teknik memasak yang benar tidak hanya membantu mengurangi bau prengus, tetapi juga membuat cita rasa masakan semakin nikmat.
Aroma Prengus Bisa Dikendalikan
Bau prengus merupakan karakter alami yang dimiliki daging kambing. Namun, aroma tersebut bukan berarti tidak bisa dikurangi.
Melalui penanganan yang tepat, mulai dari mengurangi lemak, menggunakan jeruk nipis, memanfaatkan rempah-rempah, hingga menerapkan teknik memasak yang benar, daging kambing dapat diolah menjadi hidangan yang lebih lezat, empuk, dan menggugah selera tanpa kehilangan cita rasa khasnya.




