Peringati Hari Kartini, Wabup Sanggau Lepas Pawai Pakaian Adat Anak TK dan PAUD
Sanggau (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena melepas pawai berpakaian adat anak-anak TK dan PAUD dalam rangka peringatan Hari Kartini yang digelar IGTKI Kabupaten Sanggau. Pelepasan dilakukan di halaman Kantor Bupati Sanggau, Selasa (21/04/2026).
Dalam sambutannya, Susana menegaskan Hari Kartini bukan sekadar mengenang sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pahlawan dan inspirasi bagi wanita, anak-anak, dan semua pihak. Peringatan ini menjadi momentum menanamkan nilai perjuangan, keberanian, serta semangat meraih cita-cita sejak usia dini.
“Kartini mengajarkan kita bahwa setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya setinggi langit,” kata Susana, Selasa (21/04/2026).
Ia menyebut Ibu Kartini telah membuka jalan bagi kemandirian perempuan. Karena itu, Susana mengajak para guru dan orang tua mendampingi anak agar tumbuh menjadi generasi berdaya dan berkarakter. Di era modern, kemandirian harus dipupuk sejak di bangku PAUD dan TK, mandiri dalam belajar dan berani bermimpi.
Melalui karnaval berpakaian adat ini, ditanamkan nilai nasionalisme dan keberagaman. Dengan fondasi PAUD yang kuat, Susana yakin Kabupaten Sanggau akan mencetak sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan Sanggau, Kalbar, dan Indonesia.
“Di tahun 2045, visi besar pemerintah dan bangsa Indonesia, juga Kabupaten Sanggau, untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, modern, sejajar dengan negara-negara adidaya pada saat merayakan 100 tahun kemerdekaan,” ujarnya.
Pemerintah, lanjut Susana, juga berfokus pada transformasi sosial dan kesehatan, termasuk pemenuhan gizi untuk mencegah stunting agar generasi masa depan memiliki daya saing global.
Susana berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi sarana hiburan, pawai juga menjadi media pembelajaran bagi anak untuk mengenal nilai kebersamaan, keberanian tampil, serta menghargai keberagaman.
Kepada anak-anak, ia berpesan agar rajin belajar, hormat kepada orang tua dan guru, serta jangan takut bermimpi.
“Kalian adalah harapan bangsa masa depan untuk Kabupaten Sanggau dan juga bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pesannya.
Sementara itu Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sanggau Sri Istini mengatakan karnaval Hari Kartini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan, khususnya di bidang pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan nilai-nilai keberanian, kemandirian, dan rasa percaya diri kepada anak-anak sejak usia dini,” kata Sri Istini.
Karnaval memperingati Hari Kartini tahun ini mengusung tema ‘Menumbuhkan Semangat RA Kartini kepada Anak sebagai Rasa Cinta terhadap Budaya Sejak Dini’. Kegiatan diikuti 758 peserta, terdiri dari 647 peserta didik dan 111 guru atau pendidik dari 22 lembaga TK dan PAUD di Kecamatan Kapuas.
Rute karnaval dimulai dari halaman Kantor Bupati Sanggau, menuju jalan A Yani, kemudian ke kiri menuju Jalan Pancasila, hingga ke Polres Sanggau, lalu kembali ke halaman Kantor Bupati Sanggau
Sri Istini menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan. Dukungan datang dari pemerintah daerah, dinas terkait, orang tua murid, dan seluruh tamu undangan.
“Kami menyadari bahwa kegiatan ini mungkin belum sempurna, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan Kartinian ini berjalan lancar, meriah, dan memberikan manfaat bagi anak-anak.
Penulis Darmansyah





