Dishub LH Mempawah Sosialisasikan Program Adiwiyata 2026
Mempawah (Suara Kalbar) – Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Kabupaten Mempawah menggelar sosialisasi Program Adiwiyata dalam rangka kegiatan pemberian penghargaan lingkungan hidup tingkat daerah tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Wisma Chandramidi Mempawah, Selasa (14/4/2026).
Kepala Dishub LH Mempawah Raja Fajar Azansyah yang diwakili Sekretaris Dishub LH Syamsul Rizal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan pendidikan lingkungan hidup telah disepakati melalui nota kesepahaman empat kementerian, yakni Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
“Pelaksanaan dan pengembangan pendidikan lingkungan hidup di Indonesia mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melihat berbagai persoalan lingkungan hidup serta kapasitas sumber daya manusia dalam memanfaatkan dan mengelola lingkungan, maka pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah perlu terus dikembangkan.
Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, penyadaran, serta membentuk perilaku peduli lingkungan bagi siswa.
“Program Adiwiyata merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pelestarian fungsi lingkungan hidup,” tambahnya.
Menurutnya, Adiwiyata memiliki makna sebagai tempat yang baik dan ideal untuk memperoleh ilmu pengetahuan, norma, serta etika yang menjadi dasar dalam mewujudkan kesejahteraan hidup dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ia juga menekankan dua prinsip dasar Program Adiwiyata, yakni partisipatif dan berkelanjutan. Prinsip tersebut diwujudkan melalui kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, serta pengelolaan sarana pendukung yang ramah lingkungan.
“Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dengan program ini diharapkan tercipta warga sekolah, khususnya peserta didik, yang memiliki karakter peduli lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah,” jelasnya.
Syamsul Rizal juga menyebutkan, pada tahun 2025 sejumlah sekolah di Mempawah telah menorehkan prestasi, di antaranya SMKN 1 Mempawah Hilir dan SMKN 1 Sungai Kunyit yang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional, serta SDN 01 Segedong yang memperoleh penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten.
“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah lainnya untuk mengikuti jejak tersebut. Dengan pembinaan dari Dishub LH serta partisipasi aktif warga sekolah, kami optimistis akan semakin banyak sekolah Adiwiyata di Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.
Ia berharap melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan komitmen warga sekolah terhadap pendidikan lingkungan hidup.
Selain itu, pelaksanaan Program Adiwiyata diharapkan berjalan optimal sehingga mampu mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik.
Turut hadir, perwakilan Disdikporapar Mempawah, Kementerian Agama Mempawah, Narasumber yang merupakan Tim Penilai Adiwiyata Provinsi Kalimantan Barat, serta para kepala sekolah dan madrasah se-Kabupaten Mempawah.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






