BYD Hadirkan Charger 1 Megawatt, Isi Daya Mobil Listrik 5 Menit
Suara Kalbar – Masyarakat di China kini dapat merasakan pengisian daya mobil listrik secepat isi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Hal ini dapat terjadi setelah salah satu brand otomotif negeri itu, BYD, memperkenalkan megawatt flash charger yang menghadirkan pengisian daya ultra-cepat.
Dalam video yang beredar di media sosial, warga China tampak mencoba teknologi tersebut di salah satu SPKLU di Shenzen. Pada video itu, warga merekam momen pengisian daya mobil listrik di layar dashboard mobil yang berjalan cepat, dari 10% hingga 25% dalam waktu 1,5 menit.
Teknologi ini digadang-gadang menjadi terobosan besar dalam industri mobil listrik global, terutama dalam menjawab kekhawatiran utama pengguna terkait waktu pengisian daya lama.
SPKLU tersebut disebut mampu menghasilkan daya sangat besar, yakni mencapai 1.000 kW hingga 1.500 kW atau setara 1 megawatt-1,5 megawatt. Angka ini jauh melampaui standar pengisian cepat global saat ini yang rata-rata masih berada di kisaran 350 kW.
Dengan dukungan arsitektur tegangan tinggi hingga 1.000 volt, teknologi ini diklaim mampu menambah jarak tempuh kendaraan hingga 400 kilometer hanya dalam waktu sekitar lima menit. Kecepatan ini mendekati pengalaman pengisian BBM di stasiun pengisian konvensional.
Tak hanya soal kecepatan, BYD juga mengembangkan konsep infrastruktur pengisian yang menyerupai pompa bensin. Dalam uji coba di Shenzhen, perusahaan membangun sistem gantry berbentuk T dengan perangkat pengisian berpendingin cairan (liquid-cooled charging gun) yang tersusun rapi.
Proses pengisian juga dibuat sederhana dan minim hambatan. Pengemudi cukup memarkir kendaraan, menghubungkan kabel, dan sistem akan langsung mengalirkan daya secara otomatis.
Inovasi ini dinilai akan berdampak besar terhadap efisiensi desain mobil listrik ke depan. Dengan waktu pengisian yang semakin singkat, produsen tidak lagi harus mengandalkan baterai berkapasitas besar untuk mengejar jarak tempuh jauh.
Dalam keterangannya, BYD menyebut teknologi tersebut hanya membutuhkan sekitar 5 menit untuk pengisian 10%-70% dan sekitar 9 menit untuk mencapai 10%-97%.
Selain itu, BYD juga mengumumkan rencana ambisius untuk membangun 6.000 SPKLU daya supercepat di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, setengahnya atau sekitar 3.000 unit akan difokuskan untuk wilayah Eropa.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





