SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas PLBN Temajuk Jadi Prioritas, Pemkab Sambas dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Perkuat Koordinasi

PLBN Temajuk Jadi Prioritas, Pemkab Sambas dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Perkuat Koordinasi

Bupati Satono menerima kunjungan kerja Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Makhruzi Rahman di ruang kerja Bupati Sambas, Rabu (4/3/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/Serawati Yayuk

Sambas (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Sambas terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan perbatasan. Hal tersebut terlihat dari kunjungan kerja Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Makhruzi Rahman, yang diterima langsung oleh Bupati Satono di ruang kerja Bupati Sambas, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi lanjutan terkait rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara Temajuk yang akan terhubung dengan kawasan Teluk Melano.

Bupati Satono menjelaskan bahwa kunjungan Sekretaris BNPP RI tersebut bertujuan untuk meninjau progres serta memperkuat koordinasi terkait pembangunan PLBN Temajuk.

Ia menilai kawasan Temajuk memiliki posisi penting karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan menjadi salah satu titik strategis dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Wilayah Temajuk ini berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga keberadaan PLBN sangat penting sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus pintu penghubung aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan,” ujar Satono.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan PLBN tidak hanya difungsikan sebagai gerbang lintas negara semata.

Menurutnya, fasilitas tersebut harus mampu berkembang menjadi pusat pelayanan publik yang terintegrasi bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Bupati Satono menambahkan, pembangunan Pos Lintas Batas Negara Temajuk diharapkan mampu menjadi simpul layanan terpadu sekaligus pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Kabupaten Sambas.

“PLBN tidak cukup hanya sebagai pintu keluar masuk antarnegara. Kita ingin kawasan ini juga menjadi pusat pelayanan masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi warga di perbatasan,” tambahnya.

Penulis: Serawati

Komentar
Bagikan:

Iklan