SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Bupati Sanggau: Musrenbang Harus Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan Kesehatan

Bupati Sanggau: Musrenbang Harus Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan Kesehatan

Bupati Sanggau Yohanes Ontot saat menyerahkan bantuan sosial Musrenbang. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menyampaikan bahwa Musrenbang harus fokus pada pembangunan infrastruktur dan kesehatan.

“Musrenbang ini kan kita mau bahas 2027, ini kan tadi sudah saya sampaikan lewat pidato tertulis ya,” katanya.

Yohanes Ontot juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam membangun daerah.

“Tentu tidak terlepas dari berbagai stakeholder yang ada, terutama bagi koorperasi yang ada di daerah masing-masing, agar mereka memberikan kontribusinya dalam bentuk CSR nya yang mendukung pemerintah dalam kegiatan apapun,” ujarnya.

Ia juga membahas tentang pentingnya bantuan Provinsi untuk meningkatkan kualitas rumah sakit di Sanggau.

“Tentu sentuhan bantuan provinsi juga menjadi hal yang amat penting kan. Dalam rangka kita melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada di rumah sakit MTH Djaman,” harapnya.

Yohanes Ontot juga berharap bahwa isu efisiensi tidak menjadi hambatan besar dalam melaksanakan pembangunan.

“Bagi kita sudah terbiasalah. Artinya mau apapun nomenklaturnya atau efisiensi apalah. Yang penting jangan membuat masyarakat sengsara atau menderita,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya otonomi daerah dan berharap bahwa pemerintah pusat tidak menarik urusan yang sudah menjadi kewenangan daerah. “Otonomi daerah sesungguhnya sudah hampir tidak ada lagi. Semua urusan itu hampir ditarik oleh pusat. Nah kita berharap kalaupun dia menarik urusan itu, ya pembangunan itu harus tetap berjalan,” pintanya.

Yohanes Ontot juga membahas tentang pentingnya pengaturan tata kelola lingkungan dan berharap bahwa pemerintah dapat merespon usulan kelah daerah terkait dengan WPR.

“Tentu dengan WPR lingkungan bisa kita kendalikan secara baik atau secara maksimal. Dimana barang ini tidak semudah seperti kita bayangkan. Nanti ada macam-macam persoalannya. Untuk lokasi yang kita ajukan cukup banyak seperti daerah Sungai Batu, daerah Sekayam, Nanga Biang dan Mukok. Kalau itu ada kan kita bisa mengendalikannya serta ngawasinya. Tapi kalau masih berbentuk PETI gimana mau ngawasinya,” tutupnya.

Penulis Darmansyah

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play