SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Diduga Buang Sabu Saat Patroli, Warga Entikong Diamankan Polisi

Diduga Buang Sabu Saat Patroli, Warga Entikong Diamankan Polisi

Barang Bukti saat Pemuda di Entikong Sanggau Ditangkap dengan Sabu 9,36 Gram. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Kepolisian Sektor Entikong, Polres Sanggau, mengamankan seorang pemuda berinisial SHT (27), warga Desa Entikong, yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di Jalan Raya Lintas Malindo, Dusun Sontas, Desa Entikong, pada Sabtu, (17/01/2026) malam.

Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, mengatakan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Desa Entikong.

“Informasi tersebut segera kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pengamatan di lapangan,” ujarnya.

Petugas kemudian melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan, dan mencurigai seorang pengendara sepeda motor yang menunjukkan gelagat tidak wajar. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan satu bungkus rokok warna hitam yang dilapisi lakban cokelat di tanah tidak jauh dari posisi terduga pelaku.

“Yang bersangkutan mengaku membuang barang tersebut menggunakan tangan kirinya sesaat sebelum diamankan,” jelas AKP Donny Sembiring.

Di dalam bungkus rokok tersebut, polisi menemukan satu plastik bening berklip yang berisi kristal putih yang diduga kuat narkotika jenis sabu.

“Selain narkotika, petugas turut mengamankan barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor dengan nomor registrasi KB 6229 UN. Berat bruto barang bukti narkotika jenis sabu tersebut sekitar 9,36 gram,”katanya.

AKP Donny Sembiring menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya di wilayah perbatasan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. Wilayah perbatasan harus bersih dari peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian, karena sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari bahaya narkotika,”pungkasnya.

Penulis: Darmansyah/r

Komentar
Bagikan:

Iklan