Bupati Sintang Tinjau Pembagian Makan Bergizi Gratis
Sintang (Suara Kalbar) – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meninjau langsung proses pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Yayasan Miltoni Jarau Tapang di SDN 12 Jerora I, Jumat pagi (9/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sintang memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik serta makanan yang disajikan layak dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik. Ia juga berdialog dengan pihak sekolah, pengajar, serta para siswa yang menjadi penerima manfaat program tersebut.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengimbau kepada Kepala SDN 12 Jerora I, para guru, murid, serta orang tua murid agar aktif berkomunikasi dengan pengelola dapur MBG maupun Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sintang apabila menemukan makanan yang dirasa tidak sesuai dengan ekspektasi.
“Misalnya ada makanan yang rasanya kurang cocok, atau menunya tidak sesuai harapan, langsung sampaikan keluhan kepada pemilik dapur MBG. Komunikasi yang baik pasti akan menghasilkan yang baik,” pesan Bupati Sintang.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa pengelola dapur MBG akan berupaya menyajikan menu yang seimbang secara gizi serta bervariasi bagi para siswa. Menurutnya, penyediaan makanan dalam jumlah besar memang tidak mudah, namun dengan koordinasi yang baik program tersebut diyakini dapat berjalan lancar ke depan.
“Saya meyakini bahwa pemilik dapur MBG akan berusaha menyajikan menu yang berimbang secara gizi dan menu yang bervariasi untuk anak-anak SDN 12 Jerora I ini. Menyediakan makanan dalam jumlah besar memang tidak mudah, tetapi saya yakin bisa dan lancar ke depan,” ujar Bupati.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Kabupaten Sintang Badan Gizi Nasional (BGN), Zamzami, menjelaskan bahwa BGN telah melaksanakan launching program Makan Bergizi Gratis sebanyak enam kali di Kabupaten Sintang.
“Makan Bergizi Gratis dimulai sejak 17 Februari 2025. Semoga ke depan program ini dapat mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sintang,” jelas Zamzami.
Ia menambahkan, untuk dapur MBG di wilayah Jerora I, pada minggu pertama pelayanan akan menyasar kurang dari 1.000 peserta didik. Selanjutnya, sesuai dengan kapasitas dapur MBG pada umumnya, layanan dapat menjangkau maksimal 3.000 penerima manfaat.
“Rinciannya 2.500 untuk peserta didik dan 500 untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta balita,” terangnya.
Zamzami juga menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat demi perbaikan kualitas layanan MBG di lapangan.
“Ke depan, jika terjadi komplain, langsung laporkan kepada kami. Kami siap memperbaiki kinerja kami di lapangan dalam menyediakan makanan bergizi gratis. Kami merupakan pelayan peserta didik dan ingin memastikan makanan yang sampai benar-benar maksimal,” pungkasnya.
Penulis: Fadhil/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






