Noma Coffee dan Taichan, Hadirkan Konsep Makan Sate Taichan Sambil Ngopi Estetik di Pontianak
Pontianak (Suara Kalbar) – Bagi pencinta kopi dan penikmat taichan, Pontianak kini memiliki tempat nongkrong baru yang menawarkan pengalaman berbeda. Noma Coffee dan Taichan hadir sebagai coffeeshop dengan konsep unik, memadukan sajian kopi dan taichan dalam suasana full indoor yang estetik dan nyaman.
Terletak di Jalan Surya Nomor 25, Pontianak, Noma Coffee dan Taichan menawarkan ruang nongkrong yang sejuk dan cozy. Selain taichan, tempat ini juga menyajikan beragam menu rumahan khas lokal yang cocok dinikmati kapan saja.
Owner Noma Coffee dan Taichan, Billy Saputra, mengungkapkan bahwa usaha ini bermula dari dapur rumah. Menu-menu andalan seperti nasi goreng dan taichan awalnya merupakan resep rumahan sang istri sebelum akhirnya dikembangkan secara lebih serius.
“Awalnya fokus kami memang ke makanan, bukan kopi. Resep-resep seperti nasi goreng dan taichan itu murni dari rumah. Dari situ muncul ide untuk dikembangkan jadi usaha,” ujar Billy.
Seiring berjalannya waktu dan mengikuti kebutuhan pasar, Noma Coffee dan Taichan kemudian menghadirkan berbagai varian kopi sebagai pelengkap. Konsep yang diusung adalah tempat makan lokal yang santai, namun tetap nyaman untuk nongkrong.
“Kami ingin orang bisa makan makanan lokal yang cukup berat, tapi tetap cocok ditemani kopi. Jadi orang datang bisa makan, ngopi, dan nongkrong sekaligus,” jelasnya.
Keunikan lain yang ditawarkan adalah konsep taichan indoor ber-AC, yang masih terbilang jarang di Pontianak. Taichan yang biasanya dijual di area terbuka dengan suasana panas, kini bisa dinikmati di ruang tertutup yang lebih nyaman.
“Di sini kami hadirkan taichan indoor ber-AC. Jadi lebih adem, tenang, dan nyaman. Experience-nya tentu berbeda, terutama bagi yang ingin makan taichan tapi tetap santai,” katanya.
Untuk harga sendiri, Noma Coffee dan Taichan juga tergolong terjangkau. Menu yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp13 ribu hingga Rp27 ribu, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Selain menu taichan, pengunjung juga bisa menemukan pilihan menu sarapan seperti bubur dan nasi uduk pedas dengan bumbu yang sudah tercampur langsung di nasi. Ada pula menu khas seperti nasi goreng Opa dan nasi goreng Oma yang terinspirasi dari masakan keluarga.
“Signature kami memang makanan lokal, comfort food yang rasanya familiar seperti masakan rumah,” tambah Billy.
Noma Coffee dan Taichan menyasar target pasar yang cukup luas, mulai dari pelajar SMP dan SMA, anak muda, hingga pekerja kantoran.
“Anak muda bisa nongkrong sambil ngopi, pekerja bisa makan siang dengan menu berat. Jadi konsepnya memang fleksibel,” ujarnya.
Hingga kini, menu yang paling diminati pengunjung adalah taichan serta kopi signature Noma. Taichan diolah menggunakan filet paha ayam agar menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan juicy.
“Varian taichan kami ada taichan bakar dan taichan goreng, masing-masing tersedia ayam dan kulit. Itu yang paling banyak dicari sejauh ini,” jelas Billy.
Penulis: Meriyanti






