FKUB Kalbar Luncurkan Buku Ekoteologi sebagai Seruan Peduli Lingkungan
Pontianak (Suara Kalbar) – Peluncuran buku Ekoteologi untuk Kerukunan Perspektif Agama-agama oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (16/12/2025) merupakan bentuk kepedulian FKUB Kalbar terhadap lingkungan alam.
Hal ini disampaikan oleh Ketua FKUB Kalbar, Prof Ibrahim usai acara tersebut. Menurutnya isu lingkungan saat ini merupakan persoalan mendesak yang perlu perhatian lebih.
“Persoalan ekologi saat ini adalah persoalan yang mendesak, panggilan darurat kita hari ini tentang persoalan lingkungan,” ujarnya.
Fenomena alam yang baru baru ini terjadi seperti banjir besar di Sumantra dan Aceh tidak semata-mata bencana alam, tapi juga kerusakan lingkungan akibat kurangnya kepedulian akan alam.
“Apa yang terjadi di luar sana seperti banjir bandang adalah bagian dari teguran kita tentang persoalan ekologi, dan disinilah buku ini hadir, untuk mengingatkan kita semua termasuk dalam bahasa agama untuk peduli dengan lingkungan dan merawatnya,” tambahnya.
Ibrahim menjelaskan bahwa buku ini juga menjadi pengingat bahwa tuhan, manusia dan alam mempunyai keterikatan yang tidak bisa dipisahkan.
“Merawat lingkungan bukan sekedar basa basi tapi merawat lingkungan adalah bagian dari panggilan agama, merawat lingkungan adalah bagian dari panggilan Tuhan dan merawat agama merawat kerukunan juga bagian dari trilogi yang harus kita bangun trilogi kerukunan hubungan manusia dengan alam dan manusia dengan tuhan,” jelasnya.
Ia berharap dengan adanya buku ini, masyarakat dapat menyadari bahwa menjaga alam juga merupakan bentuk ketaatan manusia kepada agama dan tuhan. FKUB Kalbar sebagai forum kerukunan terus berusaha memfasilitasi dan berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Selain itu, Ibrahim mengatakan bahwa buku ini merupakan program akhir tahun dari FKUB Kalbar.
“Buku ini juga merupakan bagian dari program kita di FKUB,” pungkasnya.
Penulis: Meriyanti






