Bersinergi Cetak Generasi Berkarakter, LDII Kalbar, Senkom Mitra Polri dan Persinas ASAD Kuatkan Konsolidasi
Ketapang (Suara Kalbar) – Komitmen membangun generasi berkarakter terus diperkuat melalui sinergi lintas organisasi.
Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat bersama Senkom Mitra Polri dan Persinas ASAD menggelar kegiatan konsolidasi di Masjid Baiturrahman, Sukaharja Ketapang, Minggu (21/12/2025).
Wakil Ketua DPW LDII Kalbar, Kusnandar menyatakan secara nasional ketiga organisasi ini telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan agar pelaksanaan maksimal dilakukan konsolidasi bersama.
“Kegiatan ini sebagai upaya menyatukan visi dan langkah pembinaan karakter di tengah masyarakat. Kegiatan konsolidasi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kerja sama strategis antarorganisasi. Terlebih secara nasional LDII telah MoU dengan Senkom maupun Persinas,” ujarnya kepada sejumlah media.
Dikatakan, sebagai organisasi dakwah, LDII menilai pembinaan karakter merupakan kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berdisiplin, serta memiliki semangat kebangsaan.
“Jadi LDII ini secara konsisten melakukan pembinaan akhlak, sehingga sebagai pesilat yang baik, atau dalam menjalankan fungsi Kamtibmas jajaran Senkom mesti dibekali karakter profesional religius,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi LDII, Senkom Mitra Polri, dan Persinas ASAD menjadi model kolaborasi yang saling melengkapi peran masing-masing.
“LDII berfokus pada pembinaan keagamaan dan karakter, Senkom Mitra Polri berperan dalam penguatan wawasan kebangsaan dan keamanan lingkungan, sementara Persinas ASAD menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, serta pelestarian budaya bangsa melalui pencak silat,” kata Kusnandar.
Sementara itu, Ketua Senkom Mitra Polri Kalbar, Sareh menyampaikan konsolidasi organisasi penting untuk menjaga soliditas dan kesiapsiagaan masyarakat. Pembinaan karakter yang kuat dinilai akan melahirkan generasi yang tangguh, taat aturan, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Anggota Senkom wajib mengikuti pembinaan karakter di LDII. Menjadi taat aturan hanya bisa dilakukan bagi anggota yang mempunyai karakter yakni baik kesholehan pribadi, ataupun sosial,” tutur Sareh.
Di sisi lain, Persinas ASAD menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pencak silat sebagai sarana pembinaan fisik, mental, dan spiritual. Pencak silat tidak hanya menjadi olahraga bela diri, tetapi juga media pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Melalui konsolidasi ini, LDII Kalbar, Senkom Mitra Polri, dan Persinas ASAD sepakat memperkuat sinergi program di bidang pendidikan karakter, sosial kemasyarakatan, keagamaan, serta pembinaan generasi muda.
Kegiatan bersama ini diharapkan mampu memberi dampak nyata dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berakhlak, dan cinta tanah air, khususnya di Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat pada umumnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






