SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Bengkayang Rahmad Satria Buka Kejurda Gokasi di Bengkayang, Mantapkan Regenerasi Lewat Kejurda VI dan Pengukuhan Pengurus

Rahmad Satria Buka Kejurda Gokasi di Bengkayang, Mantapkan Regenerasi Lewat Kejurda VI dan Pengukuhan Pengurus

Ketua DPD Gokasi Kalbar, Dr. H. Rahmad Satria, resmi membuka Kejurda Gokasi Kalbar ke-VI di Bengkayang, Rabu (20/1/2025).[HO-Istimewa]

Bengkayang (Suara Kalbar)- Kejuaraan Karate Daerah (Kejurda) Gokasi Kalimantan Barat ke-VI resmi dibuka Ketua DPD Gojuryu Karate-Do Shinbukan Indonesia (GOKASI) Kalbar, Dr. H. Rahmad Satria, S.H., M.H, di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (20/1/2025).

Ajang bertema “Menggali Potensi, Mengukir Prestasi, Merawat Tradisi” itu sekaligus menjadi momentum pengukuhan Pengurus DPC Gokasi Bengkayang beserta sejumlah dojo binaan.

Pembukaan berlangsung hangat dan dihadiri berbagai tokoh daerah. Hadir perwakilan Kapolres Bengkayang AKP Andri Supriyanto, Camat Lumar Busmet, Kapolsek Bengkayang AKP Slamet Widodo, Kapolsek Lumar IPDA Nunung Agus Supriyanto, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan jajaran pengurus Gokasi lainnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan doa, menyanyikan Indonesia Raya serta Mars Gokasi, kemudian dilanjutkan pengukuhan DPC dan dojo. Pembacaan janji Gokasi, janji wasit, dan janji atlet mengisi prosesi sebelum pertandingan dimulai. Suasana penuh disiplin dan antusias tampak mengisi gedung sejak awal.

Dalam sambutannya, Rahmad Satria menekankan bahwa karate bukan sekadar keterampilan bertarung, tetapi pembentukan karakter.

Rahmad mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya Polres Bengkayang, yang dinilainya konsisten membantu perkembangan Gokasi di Kalimantan Barat.

Ketua Panitia Kejurda yang juga Ketua DPC Gokasi Bengkayang, Briptu F.X. Tomi Prabowo, turut menyampaikan refleksinya.

“Kami sudah bekerja keras beberapa minggu terakhir. Melihat semua peserta, tamu undangan, dan keluarga besar Gokasi berkumpul hari ini, rasanya semua lelah langsung hilang. Harapan saya sederhana, semoga kejuaraan ini jadi ruang aman dan positif bagi atlet untuk bertumbuh dan saling menghargai. Yang penting, kita tetap satu dalam semangat Gokasi,” ujarnya.

Kejurda tahun ini diikuti 195 atlet dari 10 dojo, dengan melibatkan 4 DPC—Bengkayang, Sambas, Landak, dan Mempawah—yang memperebutkan kemenangan di 210 kelas pertandingan.

Para atlet datang dari Bengkayang, Lumar, Ledo, Sambas, Landak, hingga Mempawah, menjadikan persaingan tahun ini salah satu yang terbesar dalam sejarah Kejurda Gokasi Kalbar.

Komentar
Bagikan:

Iklan