Chairawan K. Nusjirwan: Dari Komando Kopassus ke Penulis Motivasi Nasional
Jakarta (Suara Kalbar)- Nama Mayor Jenderal TNI (Purn) Chairawan K. Nusjirwan tak asing dalam sejarah militer Indonesia. Sosok perwira dari satuan Infanteri Kopassus ini dikenal sebagai prajurit tangguh yang menorehkan kiprah panjang dalam berbagai misi negara.
Chairawan adalah alumni Akademi Militer tahun 1980 dan tercatat terlibat dalam sejumlah operasi penting seperti Operasi Seroja di Timor Timur, konflik Papua, hingga operasi pembebasan sandera Mapenduma yang melegenda. Ia pernah memimpin Grup 4/Sandi Yudha Kopassus dan merupakan pemegang Brevet Gultor, simbol kehormatan pasukan anti-teror elite TNI.
Di luar lapangan, Chairawan juga meniti karier di jalur strategis. Ia pernah menjabat Komandan Korem Lilawangsa, bertugas di Badan Intelijen Negara (BIN), menjadi Staf Khusus Panglima TNI pada 2011–2012, serta menjabat Asisten Khusus III Menteri Pertahanan dari 2019 hingga 2022 dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Sahabat dekat Prabowo Subianto ini dikenal tak hanya sebagai tentara, namun juga motivator dan penulis. Dalam buku “The Lessons of Life”, Chairawan berbagi nilai-nilai hidup dan prinsip yang ia pegang teguh selama berkarier di militer.
Dalam tulisannya di buku motivasi “The Lessons of Life”, Ia menuliskan kiat-kiat nya menjalani hidup, yaitu acceptable (luwes, disenangi banyak orang), Capable (mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugas), hard work/never give up (selalu berkerja semaksimal/ pantang menyerah) dan destiny ( tetap berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa).

Mayjen TNI Purn Chairawan K Nusjirwan bukan lah mawar terakhir, karena selama harumnya masih ada, ia siap jiwa raga memberikan kontribusi terbaik untuk Tanah Air tercinta , Indonesia. Bagi Chairawan, pengabdian pada bangsa tak berhenti setelah melepas seragam.
Ia menegaskan akan terus berkontribusi selama hayat masih dikandung badan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






