SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Tekan Sampah Plastik, UMKM Pontianak Ikuti Pelatihan Upcycling

Tekan Sampah Plastik, UMKM Pontianak Ikuti Pelatihan Upcycling

Pelatihan upcycling bagi sejumlah UMKM di Pontianak dalam rangka pemanfaatan sampah plastik. SUARAKALBAR.CO.ID/Yati

Pontianak (Suara Kalbar)- Saat ini sampah plastik menjadi salah satu permasalahan Pemerintah Kota Pontianak, pengurangan penggunaan plastik terus dilakukan pemerintah.

Menyikapi kondisi tersebut, Tedi Rukmantara GM Telkom Kalbar mengatakan Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menggelar pelatihan bertajuk Kolaborasi Pengembangan Kewirausahaan Terpadu – Keterampilan Usaha Mengolah Limbah Sampah.

” Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan mitra UMKM Telkom dalam mengolah limbah menjadi produk souvenir yang siap jual. Pelatihan ini dilaksanakan di wilayah Kampung Tanjak, bertempat di kediaman Suherman selaku pengerajin Tanjak dan aksesorisnya yang sudah lama memberikan ilmu dan dedikasinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar,” kata Tedi Senin (20/01/2025)

Tedi menjelaskan Unit TJSL Kalbar menyoroti pentingnya pengolahan limbah industri, yang kini menjadi salah satu tren potensial dalam memenuhi kebutuhan pasar global sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), limbah dari sistem produksi massal menyumbang hingga 85% sampah tahunan yang berakhir di tempat pembuangan. Hal ini menjadikan limbah tekstil sebagai salah satu kontributor polusi terbesar setelah plastik.

“Melalui kolaborasi dengan Pengerajin Tanjak di Kampung Tanjak, pelatihan ini diikuti oleh 12 orang dari UMKM penjahit binaan Telkom. Peserta dilatih untuk mengubah limbah bahan menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan,” jelasnya

Tedi menambahkan Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga mengusung tanggung jawab sosial untuk mengurangi dampak negatif limbah industri. Para peserta di dorong untuk menjadi pelaku usaha yang berdaya saing sekaligus agen perubahan dalam pelestarian lingkungan.

” Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Upcycling limbah diharapkan menjadi solusi inovatif yang menginspirasi lebih banyak pelaku usaha untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian bumi,” pungkasnya.

Penulis: Yati

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan