Perselisihan Antara Karyawan PT. BSL, Polres Sekadau Kawal Mediasi
Sekadau (Suara Kalbar)- Polres Sekadau mengawal proses penyampaian aspirasi karyawan dengan pihak manajemen PT. BSL di Desa Tapang Perodah, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalbar, pada Senin (6/1/2025) pagi.
Pengamanan berlangsung kondusif dengan melibatkan 98 personel kepolisian yang dipimpin oleh Kabagops Polres Sekadau, Kompol Samsul Bakri. Selain dari jajaran Polres Sekadau, pengamanan juga didukung oleh personel Polsek Sekadau Hulu dan personel TNI dari Koramil Sekadau Hulu.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses penyampaian aspirasi hingga mediasi berlangsung aman dan kondusif. Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, melalui Kasi Humas AKP Agus Junaidi, menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian bertujuan menciptakan situasi yang kondusif selama proses mediasi.
“Kepolisian hadir untuk memastikan keamanan dan mendukung penyelesaian permasalahan secara damai. Semua pihak diharapkan tetap menjaga ketertiban demi kebaikan bersama,” ujar AKP Agus, Selasa (7/1/2025).
Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian aspirasi hingga mediasi, berlangsung tertib hingga selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi sebelum personel kembali ke Mapolres Sekadau.
Diketahui permasalahan berawal dari perselisihan di lingkungan kerja antara karyawan dan salah satu asisten kebun PT. BSL pada Desember 2024. Permasalahan tersebut mendorong keterlibatan tokoh masyarakat dan pihak adat untuk menyelesaikan secara musyawarah.
Proses mediasi dihadiri oleh jajaran manajemen PT. BSL, perangkat desa, tokoh adat, serta pihak Ormas Satria Borneo Raya (Saber). Dalam pertemuan tersebut, juga membahas beberapa permasalahan lain terkait pengelolaan plasma kebun.
Mediasi berlangsung aman dan mencapai kesepakatan bahwa penyelesaian permasalahan akan dilanjutkan melalui proses adat. Penyerahan simbolis sebagai bagian dari penyelesaian adat serta penandatanganan berita acara dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2025.
“Terima kasih atas koordinasi yang baik antara aparat keamanan, pihak perusahaan, tokoh adat, dan masyarakat. Mediasi ini dapat berjalan tanpa kendala,” ungkapnya.
Penulis: Tim/Rilis
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






