51 Teknisi se-Kalbar Ikuti Uji Kompetensi Teknisi Telepon Seluler
Pontianak (Suara Kalbar) – Sebanyak 51 teknisi telepon seluler dari berbagai daerah di Kalimantan Barat (Kalbar) mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi yang digelar oleh Teknisi Ponsel Indonesia (Tespoin) Kalbar.
Sertifikasi ini juga diberikan berdasarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) khususnya untuk para teknisi ponsel yang ada di Kalimatan Barat, kegiatan ini dilakukan di Gedung UMKM Canter Jalan Sultan Abdurrahman.
Ketua Tespoin Kalbar Arul Hulalata mengatakan kegiatan program sertifikasi ini bekerjasama dengan BNSP yang bertujuan untuk memberikan sertifikasi profesi bagi para teknisi telepon seluler yang ada di Kalbar.
“Ini merupakan program sertifikasi pertama di Kalbar untuk profesi teknisi ponsel, tujuan kami agar para teksini yang sudah lama bekerja sebagai teknisi dapat di akui oleh negara,” ujar Arul kepada wartawan, Selasa (20/8/2024).
Menurutnya dalam perkembangan digitalisasi yang cukup pesat ini, profesi sebagai teknisi ponsel tentunya sangat berpotensi, oleh sebab itu sertifikasi seperti ini diperlukan untuk memberikan kualitas yang baik dalam menangani ponsel yang bermasalah nantinya.
“Tentu kita ketahui bahwa perkembangan digitalisasi yang cukup cepat ini pastinya akan beriringan dengan jumlah servisan ponsel-ponsel yang rusak, maka dengan demikian, sertifikasi profesi sebagai teknisi ponsel ini sangat di perlukan nantinya,” jelasnya.
Kemudian Arul mengatakan saat ini terdapat kurang lebih 5 ribu orang yang berprofesi sebagai teknisi, serta dalam pelaksaan program ini dirinya mendorong para Teknisi Ponsel yang ada di Kalbar untuk mengikuti sertifikasi lisensi BNSP ini.
“Untuk terdata lebih dari 5.000 teknisi ponsel di Kalbar. Tentu, secara bertahap, Tespoin akan melakukan pelatihan agar semuanya memiliki sertifikasi, saya pribadi berharap agar seluruh teknisi ponsel yang ada di Kalbar ini untuk segera mengikuti program ini,” harapnya.
Ditempat yang sama, Barasta salah satu peserta yang mengikuti program sertifikasi profesi ini menyebutkan bahwa dirinya sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan ini.
“Alhamdulillah dengan adanya program sertifikasi profesi sebagai teknisi ini, saya bisa merasa lebih aman ketika mendapatkan orderan ponsel, karena kita dilindungi dan di akui oleh negara,” jelasnya.
Dikatakanya lagi, dirinya berharap kedepanya program sertifikasi ini dapat dilakukan secara gratis oleh pemerintah. “Memiliki sertifikasi dari BNSP ini merupakan impian dari banyaknya Teknisi Ponsel, oleh sebab itu saya harap pemerintah dapat melaksanakan kegiatan ini secara rutin dan gratis, karena ini juga menyangkut masa depan setiap orang yang mengeluti profesi sebagai teknisi ponsel,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





