Kapuas Hulu Siap Jadi Tuan Rumah Festival Lestari ke-6 Tahun 2026

Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat saat menghadiri Rapat umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), di Jakarta, Selasa (9/07/2024). ANTARA

Kapuas Hulu (Suara Kalbar)- Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat, menyatakan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu di Kalimantan Barat telah siap menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Festival Lestari ke-6 pada tahun 2026 yang akan diikuti oleh anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) dari seluruh Indonesia.

“Kapuas Hulu siap jadi tuan rumah, sebab lewat festival lestari itu nantinya kita dapat mempromosikan potensi alam seperti tempat wisata, UMKM, maupun potensi produk unggulan Kapuas Hulu,” kata Wahyudi Hidayat melansir dari ANTARA, Kamis(11/07/2024).

Wahyudi menjelaskan bahwa forum Lingkar Temu Kabupaten Lestari adalah wujud komitmen dan usaha menjaga alam secara berkelanjutan. Ini melibatkan inovasi dan kreativitas bersama dengan jejaring mitra untuk membentuk kemandirian daerah, yang selaras dengan semangat otonomi daerah yang lestari dan mandiri.

Di Kalbar ada tiga kabupaten yang tergabung dalam LKTL yaitu Kabupaten Kapuas Hulu, Sanggau dan Sintang.

Pada saat rapat umum LKTL tersebut, Wahyudi mengaku diberikan kesempatan menyampaikan sambutan dan menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Lestari ke-6 Tahun 2026, sebab pelaksanaan festival itu akan dilaksanakan di Kalimantan Barat.

“Tadi, saya diberikan kesempatan menyampaikan sambutan dan saya nyatakan Kapuas Hulu siap jadi tuan rumah festival lestari pada Tahun 2026,” kata Wahyudi.

Untuk diketahui, Kabupaten Kapuas Hulu merupakan kabupaten konservasi yang memiliki dua taman nasional yaitu Taman Nasional Betung Kerihun dan Taman Nasional Danau Sentarum.

Wahyudi mengatakan sampai saat ini Kapuas Hulu komitmen untuk menjaga kelestarian alam dan memiliki potensi wisata alam yang tidak banyak dimiliki oleh daerah lain.

“Protes wisata alam kita cukup banyak, seperti Danau Sentarum dan arung jeram serta air terjun yang cukup diminati oleh wisatawan hingga mancanegara,” tutur Wahyudi.

Dia berharap dengan adanya lingkar temu kabupaten lestari dapat meningkatkan kerja sama semua pihak terutama pihak lembaga yang bergerak di bidang lingkungan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS