Kapolres Kapuas Hulu: Antisipasi PSU dan Golput Pada Pilkada 2024

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Hendrawan. ANTARA

Kapuas Hulu (Suara Kalbar)- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kapuas Hulu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hendrawan, menyatakan bahwa kerawanan yang perlu diantisipasi selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah pemungutan suara ulang (PSU) dan golongan putih (Golput), yaitu masyarakat yang tidak mau menggunakan hak pilihnya.

“Dari pemetaan Pemilu 2024 dan Pilkada 2020 sebelumnya pernah terjadi PSU dan ada juga Golput, sehingga perlu diantisipasi,” katanya melansir dari ANTARA, Selasa(02/07/2024).

Hendrawan menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Kapuas Hulu akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan semua pihak terkait, terutama penyelenggara pemilu, agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada.

Selain itu, seluruh polsek jajaran, terutama Bhabinkamtibmas, juga akan berperan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kalau untuk PSU biasanya terjadi karena adanya pelanggaran pada saat hari pencoblosan, makanya kami ingatkan agar pihak penyelenggara benar-benar memahami tugas dan fungsinya di lapangan dalam melakukan pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran yang menyebabkan dilakukannya PSU,” kata Hendrawan.

harapan masyarakat terhadap pembangunan, seperti infrastruktur jalan dan listrik, yang belum terealisasi.

Hendrawan berharap pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kapuas Hulu dapat berjalan aman dan lancar, serta kerawanan PSU dan Golput bisa diatasi bersama-sama, sehingga tidak terjadi pada Pilkada serentak 27 November 2024.

“Saya rasa melakukan antisipasi terhadap kerawanan itu tanggungjawab kita bersama dan yang terpenting lagi yaitu kita wujudkan situasi Kabupaten Kapuas Hulu yang tetap kondusif,” pesan Hendrawan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS