Sambas  

Satgas Pamtas Amankan Sisik Trenggiling di Perbatasan RI-Malaysia

Prajurit Satgas Pamtas menemukan karung berisi sisik trenggiling saat patroli di jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia, di Kecamatan Sajingan Besar wilayah Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. ANTARA

Sambas (Suara Kalbar)- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonkav 12/BC berhasil mengamankan sisik trenggiling yang ditemukan dalam sebuah karung saat patroli di jalur tidak resmi di Sajingan Besar, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Komandan Kompi SSK-I Pos Pamtas Terpadu Sajingan, Letnan Satu (Lettu) Kav Zulham Fatah, menjelaskan saat prajurit melakukan patroli, mereka menemukan sebuah karung yang setelah diperiksa ternyata berisi sisik trenggiling, hewan yang dilindungi.

“Saat prajurit lakukan patroli menemukan sebuah karung setelah dilakukan pengecekan ternyata karung itu berisi sisik trenggiling yang merupakan hewan dilindungi dan diduga sisik itu akan diselundupkan ke Indonesia,” katanya melansir dari ANTARA, Jumat(14/6/2024).

Zulham mengatakan sisik trenggiling tersebut telah diamankan dan selanjutnya akan diserahkan ke pihak berwenang.

Menurutnya, pengamanan dan pengawasan sejumlah titik jalur tidak resmi akan terus diperketat salah satunya dengan patroli dengan demikian dapat mempersempit ruang gerak dan meminimalisir tindak kejahatan terutama penyeludupan barang ilegal dan mengantisipasi perdagangan manusia.

Selain itu, Satgas Pamtas juga terus berupaya memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat perbatasan untuk bersama-sama mengawasi jalur tidak resmi yang berpotensi dijadikan tempat kejahatan.

“Kami harapkan semua pihak sama-sama berkomitmen dalam mengawasi perbatasan termasuk peran masyarakat sangat kami butuhkan,” katanya.

Zulham juga menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kesulitan masyarakat dalam memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme yang dapat sebagai benteng dari pengaruh negatif dari pihak luar.

“Yang jelas kami tidak akan membiarkan tindak kejahatan dan penyeludupan di perbatasan yang dapat merugikan bangsa dan negara serta mengancam keamanan masyarakat perbatasan,” ucapnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS