Polres Mempawah Ungkap 8 Kasus Baru Narkotika, Jumlah Tersangka Bertambah Jadi 34 Orang

Kasatres Narkoba Polres Mempawah AKP Eldyg Hernowo didampingi KBO Satres Narkoba Ipda Edwin dan Kasi Humas AKP Suwanto saat pers rilis di Aula Rupatama Polres Mempawah, Kamis (13/6/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/Humasres Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Mempawah Polda Kalbar sepanjang Mei hingga 13 Juni 2024 kembali mengungkap delapan kasus baru narkotika golongan 1.

Dengan demikian, sejak Januari-Juni, kasus narkotika yang diungkap berjumlah 33 perkara dengan jumlah tersangka 34 orang.

Kapolres Mempawah AKBP Sudarsono melalui Kasatres Narkoba AKP Eldyg mengungkapkan fakta itu saat menggelar pers rilis di Aula Rupatama Polres Mempawah, Kamis (13/6/2024) sore.

Dijelaskan, pada Mei 2024, pihaknya mengungkap enam kasus narkotika. Kemudian per 13 Juni, diungkap lagi dua kasus.

“Ya jumlah kasus yang kita ungkap sejak Januari hingga 13 Juni 2024 (hari ini) kini menjadi 33 perkara,” ungkap AKP Eldyg.

Dari 33 perkara tersebut, ada 34 tersangka yang diamankan, terdiri atas 33 laki-laki dan 1 perempuan.

“Sedangkan delapan kasus baru yang kita ungkap Mei – 13 Juni, juga ada delapan tersangka. Semua pengedar ya. Rinciannya empat orang berstatus residivis dan empat lagi merupakan pemain baru,” cetusnya.

Selain itu, tak hanya mengamankan 8 tersangka baru, polisi juga menyita sejumlah barang bukti narkotika golongan 1 jenis sabu.

Atas fakta masih tingginya angka pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Mempawah ini, Kasatres Narkoba AKP Eldyg Hernowo pun memberi pesan kepada masyarakat, khususnya para orang tua.

“Kami harap masyarakat maupun orangtua lebih bisa mengawasi pergaulan anak-anak saat di luar rumah agar tidak terjebak dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Untuk itu kami mohon dukungannya,” imbuh Eldyg.

Apabila pada anak ditemukan ciri-ciri menjadi pengguna narkotika, ia menyarankan agar segera melapor ke Satres Narkoba Polres Mempawah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Mempawah.

Eldyg menegaskan, laporan sejak dini dari orang tua ini dapat ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat. Misalnya, anak akan menjalani proses rehabilitasi agar bisa terbebas dari kecanduan narkotika.

“Jangan sampai saat penangkapan dilakukan, pihak orang tua atau masyarakat justru menyalahkan aparat,” imbuhnya lagi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS