Masyarakat Kalbar Didorong Beralih ke Keuangan Syariah   

Kunjungan Islamic Ecosystem Solution Manager Regional Kalimantan Nasrudin Anas ke kantor LDII Kalbar. SUARAKALBAR.CO.ID/Yati

Pontianak (Suara Kalbar) – Islamic Ecosystem Solution Manager Regional Kalimantan Nasrudin Anas mengatakan keuangan syariah tergolong masih minim peminat di Kalimantan terhitung masih tujuh persen dibanding keuangan lain.

Keuangan syariah merupakan kondisi dan system keuangan masyarakat yang menggunakan produk dan layanan keuangan berdasarkan prinsip syariah, namun hal tersebut belum banyak digunakan masyarakat.

“ Guna meningkatkan kesadaran masyarakat kami menggandeng organisasi masyarakat dan pesantren, salah satunya di Kalbar yang sedang kami gencarkan,” kata Nasrudin Anas Minggu (23/06/2024).

Nasrudin menyebut nantinya dengan mengandeng organisasi masyarakat serta pesantren, presentase penggunaan keuangan syariah terus meningkat dan banyak digunakan masyarakat khususnya Kalimantan.

“Nantinya pesantren dan organisasi masyarakat diharapkan dapat beralih ke keuangan syariah dan dapat menjadi agen menyebarkan hal tersebut ke masyarakat lain,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua LDII Kalbar, Susanto menjelaskan jika pada kurun waktu 2023- 2024 programnya membangun ekonomi syariah dengan kerjasama ini tentu dapat berjalan maksimal.

“Kami sangat menyambut baik kerjasama ini dan diharapkan dapat terus berjalan dengan baik,” jelasnya.

Susanto menambahkan program ekonomi syariah yang akan digencarkan yakni produk halal, seperti UMKM yang bermuara pada ekonomi Kalbar dapat tumbuh dengan baik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS