Cabjari Entikong Lakukan RJ Tersangka Pencurian HP

Cabjari Sanggau di Entikong mengelar Restorative Justice (RJ) di kantor Cabjari Sanggau di Entikong, Jumat (14/06/2024).SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar)- Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Sanggau di Entikong mengelar Restorative Justice (RJ) dalam perkara pencurian di kantor Cabjari Sanggau di Entikong, jalan Lintas Malindo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Jumat (14/06/2024).

Plt. Kepala Cabjari Sanggau di Entikong Adi Rahmanto, dalam rilisnya mengatakan dalam pertemuan tersebut juga dihadiri dan disaksikan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tersebut, korban, dan tokoh masyarakat.

“Kegiatan penghentian penuntutan perkara melalui RJ ini dilakukan terhadap tersangka atas nama AR yang melanggar Pasal 362 KUHP perkara pencurian 1 Unit Handphone,”kata Adi Rahmanto yang juga menjabat Kasi Intelijen Kejari Sanggau.

Sebelumnya, lanjut Adi, pada 04 Juni 2024 lalu telah dilaksanakan upaya perdamaian atas dugaan tindak pidana pencurian melalui Restorative Justice yang juga bertempat Kantor Cabjari Sanggau di Entikong.

“Dari hasil upaya perdamaian antara tersangka AR dengan korban DN, telah disepakati bahwa perkara ini sepakat untuk dihentikan dan hal ini telah mendapat persetujuan dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum,” ungkapnya.

Bahwa perkara ini telah memenuhi kerangka pikir keadilan restoratif antara lain dengan memperhatikan/mempertimbangkan keadaan sebagaimana diatur dalam pasal 4 ayat (1) dan (2) Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penyelesaian perkara berdasarkan Keadilan Restoratif.

“Penghentian Penuntutan (SKP2) atas penghentian Penuntutan berdasarkan keadilan RJ kepada tersangka. Mengingat tersangka tulang punggung keluarga, dan sehari-hari hanya jual gorengan sehingga korban mau memaafkan dan barang bukti berupa Hp yang dicuri telah dikembalikan oleh tersangka kepada korban,”tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS