Bappeda Sintang Bahas Optimalisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Lewat SCG

Focus Group Discussion Bappeda Sintang di Aula Bappeda Kabupaten Sintang, Selasa (30/4/2024).SUARAKALBAR.CO.ID/Kominfo Sintang. 

Sintang (Suara Kalbar)- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang laksanakan Focus Group Discussion FGD ini membahas Optimalisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Melalui Sintang Collaborative Governance di Aula Bappeda Kabupaten Sintang, Selasa (30/4/2024).

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang, Dedy Irawan mengatakan Sintang Collaborative Governance (SCG) ini merupakan inovasi dari pejabat pemerintahan Kartiyus saat mengikuti proses lelang jabatan Sekda Sintang.

SCG artinya pembangunan Kabupaten Sintang yang melibatkan banyak pihak dan hingga saat ini belum ada aturannya dalam bentuk Peraturan Bupati Sintang. Maka dari itu Bappeda Sintang akan mulai menyusun aturan tersebut dalam rangka lebih mengoptimalkan SCG.

“NGO yang sudah membantu Pemkab Sintang pada tahun 2023 itu berjumlah 32 NGO dengan total dana yang mengalir ke Sintang sebanyak 21 miliar, ” beber Dedy Irawan.

Tujuan dari SCG adalah meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui kolaborasi antara Pemkab Sintang dan mitra pembangunan. Manfaatnya untuk menekan tumpang tindih kegiatan, kebutuhan prioritas untuk dikolaborasikan dengan mitra, dan mengapresiasi mitra pembangunan.

Boby Oktavianus, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa kolaborasi dengan banyak pihak dalam perencanaan pembangunan sudah sesuai dengan reformasi birokrasi. Mitra pembangunan itu ada 5 pihak yakni pemerintah, dunia usaha, NGO, akademisi dan media massa.

“untuk memperkuat sintang collaborative ini, kita akan menyusun Peraturan Bupati Sintang yang akan dijadikan regulasi dalam kolaborasi ini. Maka FGD ini dilaksanakan untuk terus menyempurnakan rancangan Perbup ini. Kami ingin menerima masukan dan saran dari OPD, tentang rancangan Perbup ini, ” tambah Boby.

Hadir sebagai peserta Focus Group Discussion tersebut adalah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS