Bantah Lakukan Pembiaran, Polres Sekadau Tertibkan PETI di Sungai Kapuas

Polres Sekadau saat melakukan penertiban PETI di aliran Sungai Kapuas, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.SUARAKALBAR.CO.ID/Polres Sekadau. 

Sekadau (Suara Kalbar)- Jajaran Polres Sekadau menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas, tepatnya di perbatasan antara Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kecamatan Belitang Hilir dan Belitang, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Penertiban itu dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, Kompol Samsul Bakri, bersama Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Rahmad Kartono, Kasat Samapta Polres Sekadau, IPTU Triyono, dan Kapolsek Belitang Hilir, IPTU Sudarsono, pada Sabtu (11/5/2024).

Sebanyak 35 personel gabungan dari Polres Sekadau dan Polsek Belitang Hilir diturunkan dalam penertiban ini. Selain itu Kepolisian juga dibantu oleh masyarakat Dusun Pelanjau, Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir.

Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, melalui Kabagops Kompol Samsul Bakri mengungkapkan dari penertiban aktivitas PETI yang dilakukan, para pekerja di lokasi tersebut bersedia mengosongkan lokasi. Kepolisian juga membantah soal pembiaran terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Sekadau.

“Polres Sekadau telah melakukan berbagai upaya penghentian atau penertiban, baik itu persuasif maupun penegakan hukum. Termasuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat terkait larangan aktivitas PETI,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Rahmad Kartono menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan penertiban PETI di lokasi tersebut sebanyak dua kali dan Polsek Belitang Hilir telah melakukannya sebanyak tiga kali.

Tindakan penertiban PETI yang dilaksanakan Polres Sekadau dan Polsek Belitang Hilir ini mendapat dukungan dan apresiasi dari masyarakat Dusun Pelanjau Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir. Andi Sucipto alias Atoi, salah satu warga menyebut sudah 5 hari terakhir warga menerima dampak limbah pencemaran air dan bising dari aktivitas tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS