Realisasi Penerimaan Pajak di Kalbar Capai Rp1,21 Triliun

Penyampaian realisasi penerimaan pajak di Kalbar (ANTARA)

Pontianak (Suara Kalbar)-  Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat,Dahlia mengumumkan bahwa realisasi penerimaan pajak di wilayah tersebut hingga akhir Februari 2024 telah mencapai Rp1,21 triliun. Angka ini setara dengan 10,5 persen dari target penerimaan pajak Kanwil DJP Kalbar tahun ini sebesar Rp11,47 triliun.

“Realisasi penerimaan pajak Kantor Wilayah DJP Kalbar hingga 29 Februari 2024 tembus Rp1,21 triliun atau 10,5 persen dari jumlah target penerimaan pajak Kanwil DJP Kalbar Tahun 2024 sebesar Rp11,47 triliun,” ujar Dahlia melansir dari ANTARA, Rabu(3/4/2024).

Menurut Dahlia, realisasi penerimaan pajak tersebut terdiri dari beberapa jenis pajak, di antaranya Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas sebesar Rp663,65 miliar yang mengalami kontraksi sebesar 2,28 persen. Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mencapai Rp507,75 miliar dengan kontraksi sebesar 39,15 persen, sedangkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tumbuh signifikan mencapai Rp16,05 miliar atau 147,34 persen, dan Pajak Lainnya sebesar Rp17,28 miliar dengan pertumbuhan sebesar 20,68 persen.

“Dari berbagai jenis pajak, PPh dan PPN itu mengalami kontraksi dan ini dampak berbagai kebijakan seperti pelarangan ekspor bauksit mentah dan harga sawit yang belum pulih,” kata dia.

Terkait realisasi Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun 2023 sampai dengan 31 Maret 2024 di Kalbar sebesar 74,10 persen atau 239.913 wajib pajak dari total target kepatuhan sebanyak 323.784 wajib pajak.

“Dalam mencapai realisasi Pelaporan SPT Tahunan ini, sebanyak tujuh KPP Pratama dan tujuh KP2KP di lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Barat membuka 81 titik lokasi Layanan Di luar Kantor (LDK). Adapun LDK ini dibuka pada kantor pemerintahan, kantor pos, kantor perusahaan, perguruan yinggi melalui Tax Center, mal, pasar, dan Mal Pelayanan Publik di masing-masing daerah,” tambah Dahlia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS